Rakor COVID-19, Pemkab Purwakarta Tidak Memberlakukan Lockdown

KESATUCO. Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta memutuskan tidak memberlakukan lockdown. Hal tersebut terungkap saat Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkopimda) bersama Satgasus COVID-19 di Gedung Janaka Kompleks Pemda Purwakarta, Senin (30/3/2020). 

Adapun Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, mengikuti rapat koordinasi tersebut melalui video conference.

Diketahui, kebijakan tidak memberlakukan lockdown atau karantina wilayah menjadi poin pertama pada rakor penanganan yang menghasilkan empat poin penting tersebut.

Baca Juga:  PHRI Jabar Targetkan Okupansi Hotel Meningkat 35 Persen di Akhir Tahun

Terkait hal tersebut, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyebut pihaknya berencana mengambil istilah pembatasan moda transportasi umum yang masuk ke Purwakarta.

“Itu pun menunggu keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,” kata bupati yang akrab disapa Ambu Anne ini melalui teleponnya, Senin (30/3/2020).

Baca Juga:  DKR Gelar Aksi Tuntut Penambahan Kuota PPDB untuk Siswa Miskin

Di samping itu, Ambu Anne juga menyebutkan upaya pencegahan virus mematikan tersebut juga tertuang dalam poin lainnya. Seperti melakukan pemutakhiran data warga Purwakarta terdampak COVID-19 untuk calon penerima bantuan provinsi dan bantuan Pemkab Purwakarta.

“Hal tersebut dilakukan agar datanya tidak tumpang tindih dengan penerima PKH dan penerima bantuan lainnya yang telah berjalan secara rutin,” ucapnya.

Sementara untuk poin selanjutnya pihaknya akan memastikan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Purwakarta tetap terjaga

Baca Juga:  Penuhi Protokol Kesehatan, Stadion GBLA Sudah Bisa Digunakan

“Untuk poin ke terakhir kami akan terus melakukan update perkembangan terkini penanganan COVID-19 secara berkala,” ujar Ambu Anne.

Adapun Satgassus COVID-19 bersama pihak kepolisian dan TNI terus melakukan razia dan pembubaran kerumunan orang. “Sasarannya di tempat-tempat umum dan acara yang mengundang kerumunan,” katanya.(Rhu/Ded)

Bagikan:
Left Menu Icon