PVMBG Cek Penyebab Longsor di Bandung Barat

KESATUCO. Longsor terjadi di Kampung Hegarmanah Desa Sukatani Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat Rabu (11/2) malam. Bidang Pergerakan Tanah PVMBG (Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Geologi) menurunkan tim pengecekan.

Ketua Tim pengecekan, Anjar, mengatakan pengecekan nanti dilakukan dengan dua metode, diantaranya menggunakan drone dan aerial.

“Yang pertama dengan menggunakan drone survey pemetaan langsung di permukaan tanah satu lagi aerial jadi biar mendukung analisis yang di bawah permukaan dan diatas permukaan,” ucap Anjar, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (12/2).

Baca Juga:  Soal Janji Baru Jokowi Beri Bantuan Pegawai Bergaji Rp5 Juta, Politisi PKS: Janji Bonus Dokter dan Tenaga Medis sudah Ditepati?

Hal itu untuk melakukan pemetaan dimensi longsor, serta menyiapkan langkah penanganan dan antisipasi bilamana terjadi longsor kembali.

“Jadi kita nanti bisa melihat gambaran secara utuh lokasi longsor seperti apa dimensinya. Kemudian mekanisme yang disitu seperti apa, apakah nanti bisa berkembang lanjut ke tempat lain atau seperti apa nanti kita lihat dari atas udara seperti apa,” katanya.

Namun, Anjar mengungkapkan, hasil daripada observasi dan pemetaan tersebut tidak dapat diketahui dalam waktu singkat. Setidaknya, memerlukan waktu hingga satu pekan.

Baca Juga:  Bertambah Lagi 27 Orang Negatif, Total Pasien Covid-19 Klaster Secapa AD yang Sembuh Jadi 1.120 Orang

“Untuk hasilnya enggak hari ini. Soalnya nanti kita mau cek juga Sumedang. Tapi biasanya semingguan lah,” kata dia.

Tebing setinggi kurang lebih 20 meter di Desa Sukatani, Kabupaten Bandung Barat longsor dan materialnya menimpa rumah warga.

Kejadian longsor itu, terjadi pada Selasa 11 Februari 2020 malam, sekira pukul 19.00 WIB. Selain menimbun rumah warga, material tanah pun menimbun persawahan.

Baca Juga:  Muslianto, 12 Tahun Jadi Prajurit TNI Gadungan

Lokasi longsor berdekatan dengan bahu jalan Tol Purbaleunyi, atau tepatnya di kilometer 116 +600 jalur B arah Jakarta.

Ada 10 rumah dengan satu diantaranya tertimbun, tiga rumah lainnya mengalami rusak berat dan enam rumah warga, terancam terkena longsoran.

Di lokasi kejadian saat ini terpantau, garis polisi telah melintang di pemukiman dan kawasan yang terdampak. Nampak juga tim BPBD dan kepolisian terus membantu warga mengevakuasi barang yang dapat terselamatkan. (ram)

Bagikan:
Left Menu Icon