Presiden Minta APD Petugas Medis Terpenuhi

KESATUCO. Presiden Joko Widodo meminta suplai alat kesehatan untuk keperluan penanganan pasien COVID-19 seperti ventilator dan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis terpenuhi.

“Dicek berkaitan ventilator, APD, jangan sampai ada yang mengeluh kekurangan,” kata Jokowi saat menyampaikan pengantar dalam Rapat Terbatas Laporan Tim Gugus Tugas COVID-19 melalui telekonferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/4/2020).

Baca Juga:  VIRAL Surat Cerai Soekarno-Inggit Garnasih Dijual di Instagram

Jokowi juga berharap jangkauan pemeriksaan menggunakan metode reaksi rantai polimerase (Polymerase Chain Reaction/PCR) diperluas. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan pemeriksaan spesimen pasien, terutama di daerah episentrum wabah COVID-19.

Saat ini, menurut Jokowi, sudah dilakukan 26.500 pemeriksaan spesimen menggunakan metode PCR untuk mendeteksi infeksi virus corona tipe baru. Presiden menginginkan dilakukan hingga 10.000 pemeriksaan menggunakan metode PCR setiap hari.

Baca Juga:  Fahmi Ajak Media Angkat Potensi Wilayah

“Oleh karena itu saya sangat menghargai pengadaan 18 alat tes PCR yang dilakukan Kementerian BUMN, yang dalam minggu ini satu, dua, tiga alat itu sudah bisa di-install (pasang),” katanya.

Baca Juga:  Fadli Zon: Rezim Komunis Memang Kejam

Ia menambahkan, apabila setiap alat itu bisa digunakan untuk melakukan 500 kali pemeriksaan sehari maka dengan 18 alat bisa dilakukan hingga 9.000 pemeriksaan spesimen menggunakan metode PCR setiap hari. (Antara)

Bagikan: