Polisi Sita Zat Radioaktif Ilegal dari Rumah Warga di Perumahan Batan Indah

KESATUCO. Zat radioaktif ilegal ditemukan di rumah warga bernama Suhaedi di Perumahan Batan Indah, Blok A nomor 22, Kademangan, Kecamatan Setu, Tangsel.

Diketahui, Suhaedi masih bekerja sebagai pegawai Batan, tepatnya di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pasar Jumat, Jakarta Selatan.

Kepala Biro Humas dan Kerjasama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Heru Umbara mengatakan pemilik rumah memang bekerja di Batan dan akan pensiun beberapa bulan lagi.

Bahkan, Heru menyebutkan jika kepemilikan Cesium 137 merupakan kepemilikan tidak sah, karena tidak memiliki izin.

“Kita enggak tahu, mungkin sebentar lagi pensiun masih satu bulan lagi. Iya itu tidak sah, kalau sah-nya itu ada izinnya,” ucap Heru di Perumahan Batan Indah, Selasa (25/2/2020).

Senin (24/2), Tim Kepolisian yang menemukan zat radioaktif ilegal di rumah Suhaedi langsung mengamankan barang bukti dan beberapa benda untuk dibawa ke Pusat Tenaga Limbah Radioaktif (PTLR) di Batan.

Ketika ditanya mengenai barang bukti apa saja yang dibawa ke Batan, Heru belum bisa memberikan informasi tersebut. Dikarenakan, pengambilan barang bukti sudah masuk ranah kepolisian.

“Kita tidak tahu, belum dapat informasi. Kelihatannya polisi itu mengumpulkan seluruh barang bukti, baru setelah jelas semuanya baru, kalau perlu minta bantuan ke kita (Batan). Kemarin yang jelas pengangkutan dan penyimpanan dibantu oleh kita (Batan),” katanya.

Lebih lanjut Heru menjelaskan, Batan saat ini tidak bisa ikut campur terlalu dalam mengenai penemuan tersebut. Batan sepenuhnya menyerahkan proses kepada kepolisian.

“Yang jelas Batan mendukung terkait dengan kegiatan yang dilakukan kepolisian dan Bapeten untuk menyelidiki adanya zat radioaktif yang tidak sah,” ujarnya.

Pihaknya pun menyatakan dukungan sampai hasilnya nanti disampaikan oleh pihak kepolisia. “Kami tidak boleh ikut campur, kecuali diminta. Misalnya kami diminta bantuan membawa barang bukti ditaruh di Batan karena yang mempunyai tempat barbuk ada di Batan,” ucapnya.

Kini, Suhaedi telah dibawa ke Bareskrim untuk diminta keterangan lebih lanjut mengenai kepemilikan Cs-137.(azh/add)

Bagikan:
Left Menu Icon