Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Kerumunan Raffi Ahmad, Ini Alasannya

KESATUCO. Penyidik Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan kasus kerumunan di kediaman Sean Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad hingga Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

Penghentian penyelidikan dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara pada Rabu kemarin terkait pesta ulang tahun pengusaha Ricardo Gelael itu.

“Pelanggaran Pasal 9 Juncto Pasal 93 UU RI Nomor 06 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan di acara RG (Ricardo Gelael) tidak terpenuhi, termasuk peraturan daerah dan Kementerian,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga:  Sultan Apresiasi Densus 88 Tangkap 22 Terduga Teroris di Jatim

Yusri menerangkan beberapa hal yang membuat polisi menghentikan proses penyelidikan itu seperti jumlah tamu yang hadir hanya 18 orang dengan luas ruangan yang cukup menampung 200 orang. Selain itu, para tamu yang datang telah melakukan test swab dan hasilnya negatif Covid-19.

“Mereka juga datang secara spontanitas alias tanpa undangan,” kata Yusri.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan acara ulang tahun Ricardo Gelael merupakan pesta pribadi. Acara itu juga rutin dilakukan Ricardo setiap tahunnya.

Pesta mewah Ricardo Gelael itu berlangsung pada Rabu malam, 13 Januari 2021. Pesta ulang tahun itu dihadiri oleh sejumlah publik figur, seperti Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Gading Marten, Anya Geraldine, Uus, hingga Ahok.

Baca Juga:  Insentif Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 12 Cair

Dalam video yang viral, mereka berkerumun dengan tamu undangan lain dan tak menerapkan protokol kesehatan, seperti tak menjaga jarak hingga tidak memakai masker. Hal itu sontak mendapat banyak kritik dari masyarakat, sebab pesta digelar saat Jakarta sedang menerapkan PSBB ketat karena kasus Covid-19 yang sedang meroket.

Hal lain yang membuat masyarakat geram, Raffi juga baru terpilih menjadi penerima vaksin Covid-19 di Istana Merdeka bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Panglima TNI Marsekal Hadi Pranoto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis. Raffi menerima vaksin gelombang pertama itu sebagai perwakilan dari golongan anak muda.

Baca Juga:  Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka

Setelah viral, Raffi Ahmad meminta maaf melalui sebuah video di akun Instagram pribadinya, @raffinagita1717. Suami Nagita Slavina itu meminta maaf dan mengakui kesalahannya.

“Saya minta maaf kepada Jokowi, seluruh staf di Kementerian Sekretariat, dan seluruh masyarakat.” (red)

Bagikan: