Pokja BLP Kota Tangsel Ditargetkan Jadi Fungsional Tahun Ini

KESATUCO. Bagian Layanan Pengadaan atau BLP Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini sedang mendorong Kelompok Kerja (Pokja) menjadi Jabatan Fungsinya Pengadaan Pengelola Barang/Jasa (JFPPBJ).

Kepala Subbagian Sumber Daya Manusia (SDM) BLP Kota Tangsel Muhammad Hardi mengatakan, tahun ini ditargetkan seluruh Pokja Pengadaan memperoleh Jabatan Fungsional (Jabfung) pengadaan barang dan jasa.

“Ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa beserta aturan-aturan turunannya,” kata Hardi menjelaskan Rabu (26/2/2020).

Saat ini sudah 16 Pokja di BLP Kota Tangsel sedang berproses verifikasi uji Inpassing di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Saat ini ada 21 Pokja di BLP. 16 sedang proses Inpassing LKP. Proses inpassing itu akan diverifikasi berdasarkan pengalaman kerja dan pengalaman dalam pengadaan barang dan jasa,” katanya.

Dengan adanya perluasan tugas dan fungsi tersebut, lanjut Hardi, keahlian jabfung pengelola pengadaan dibutuhkan. Yakni, dalam proses perencanaan, persiapan pengadaan dan pelaksanaan kontrak, meskipun secara tidak langsung ikut dalam proses pengambilan keputusan.

Hardi menegaskan, LKPP menargetkan tahun 2023 seluruh anggota dalam Unit Kerja Pengadaan Barang/jasa Pemerintah sudah menjadi pejabat fungsional dan bersertifikat kompetensi.

“Tapi tahun ini kami menargetkan seluruh Pokja pengadaan di BLP Kota Tangsel sudah menjadi fungsional,” katanya.

Ke depannya, lanjut Hardi, pihaknya juga akan mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mempunyai pejabat fungsional pengadaan barang dan jasa.

“Karena ke depannya nanti, tak hanya lelang pengadaan, Penunjukan Langsung (PL) di setiap OPD pun harus diproses oleh pejabat yang sudah fungsional,” tambahnya.(adv/azh/add)

Bagikan:
Left Menu Icon