Plt Wali Kota Tasikmalaya Instruksikan RT dan RW Awasi Pemudik Yang Lolos Penyekatan dan Tiba di Wilayahnya

KESATUCO. Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menginstruksikan para ketua RT dan RW untuk mengawasi para pemudik yang lolos penyekatan dan baru tiba di wilayahnya. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kota Tasikmalaya.

Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhamad Yusuf mengatakan, aturan larangan mudik Idulfitri 1442 Hijriah tetap berlaku di Kota Tasikmalaya. Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat dengan tujuan mengendalikan COVID-19.

Baca Juga:  Kawasan Konservasi Dekat Pemukiman Rawan Terjadi Gangguan

“Saya sudah perintahkan satgas tingkat kelurahan dan kecamatan untuk terus aktif memonitor para pemudik yang baru datang di daerahanya masing-masing,” ujarnya, Selasa (11/5/2021).

Menurut Yusuf, Kota Tasikmalaya sebenarnya sudah mempunyai cara mengantisipasi meningkatnya kasus COVID-19 selama masa mudik lebaran. Salah satunya dengan menekankan agar PPKM Mikro di tingkat RT dan RW terus dikuatkan.

Baca Juga:  Pemkab Purwakarta Kejar Target Vaksinasi

Penguatan peranan ini tetap diperlukan meskipun terdapat pos penyekatan mudik. “Apabila ada yang tidak membawa surat apapun maka pihak kelurahan membawanya ke puskesamas terdekat untuk di tracing. Juga dilakukan tes swab antigen,” ucapnya.

Selain itu, sambungnya, Pemkot Tasikmalaya sudah menyiapkan ketentuan jika terdapat pemudik yang memaksa datang ke wilayahnya.

Ketika ada pemudik yang  hendak datang, maka masyarakat harus memberitahu kepada RT dan RW. Jika sudah terlanjur tiba di lokasi, maka yang bersangkutan harus mengisolasi diri di rumah isolasi.

Baca Juga:  Intensifkan Vaksin COVID-19, Polsek Cisayong Jemput Warga

Yusuf juga meminta kesadaran masyarakat untuk menahan diri untuk tidak mudik. Langkah ini penting dilakukan sebagai upaya kewaspadaan bersama. “Sehingga bisa mencegah penyebaran virus COVID-19 di Kota Tasikmalaya,” kata dia. (Andri/Red1)

Bagikan: