Perusak Al-Quran Itu Divonis 3 Tahun Penjara

KESATUCO. Doni Irawan Malay sepertinya harus merasakan dinginnya sel tahanan 3 tahun lamanya. Pengadilan Negeri (PN) Medan telah menjatuhkan vonis atas perbuatannya yang merobek dan membuang Al Quran Masjid Raya Al-Mashun Kota Medan.

Dikutip dari Antara, Ketua Majelis Hakim Tengku Oyong, dalam amar putusannya, di PN Medan, Selasa, menyebutkan terdakwa Doni melanggar Pasal 156a huruf a KUH Pidana, karena dengan sengaja mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan bersifat permusuhan, dan penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, yakni Agama Islam.

Baca Juga:  Adjo Ingatkan Penjabat Bupati Sukabumi Bekerja Optimal

Majelis Hakim menyebutkan, hal-hal yang memberatkan terhadap terdakwa karena melakukan penistaan agama dengan merobek dan menebarkan Al Quran.

“Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan,” ucap Majelis Hakim.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun Siregar menuntut empat tahun penjara terhadap pria berusia 44 tahun itu.

Peristiwa tersebut terjadi pada 13 Februari 2020, di Jalan Sisingamangaraja depan Masjid Raya Al-Mashun Medan.

Baca Juga:  Anggaran Insentif untuk Tenaga Kesehatan sudah Disalurkan

JPU menyebutkan, saat itu terdakwa datang ke Masjid Raya Al- Mashun sekira pukul 06.02 WIB. Setelah berada di dalam masjid, terdakwa langsung mengambil satu buah Al Quran dari dalam rak tempat penyimpanan tanpa seizin dari Pengurus BKM Masjid Raya.

Kemudian terdakwa memasukkan Al Quran tersebut ke dalam celananya, dan pergi ke tempat pengambilan air wudhu laki-laki. Selanjutnya melepaskan sampul kitab suci Al Quran dan membuangnya ke dalam tong sampah.

Baca Juga:  Satu Keluarga Pengemis Tertabrak Mobil di Kota Tasikmalaya, 1 Tewas

​​​​​​​JPU menjelaskan, terdakwa juga membawa lembaran Al Quran yang disobek menuju jalan umum di Jalan Sisingamangaraja depan Hotel Sri Intan. Perbuatan terdakwa tersebut diketahui warga masyarakat dan mengamankan Doni. Selanjutnya personel Polsek Medan Kota melakukan penangkapan terhadap tersangka. (ant)

 

 

 

 

sumber: Antara

Bagikan: