Persentase Covid 19 di Sukabumi Masih Tinggi Jelang New Normal

KESATUCO. Pemerintah Kabupaten Sukabumi harus bekerja ekstra untuk melaksanakan new normal. Pasalnya, persentase positif covid 19 relatif tinggi.

“Grafiknya naik. Kita dari 0,8 naik jadi 1,4 persen. Untuk new normal harus turun di bawah satu persen. Makanya digenjot agar presentasinya turun. Kita ektra keras untuk menurunkannya,” ujar Bupati Sukabumi Marwan Hamami usai halal bihalal virtual di Pendopo Sukabumi, Rabu (27/5/2020).

Baca Juga:  Jabat Ketua NasDem Musi Rawas, Ini Target Riza di 2024

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus sosialisasi kepada masyarakat. Terutama dalam penggunaan masker dan menjaga jarak ketika berkomunikasi saat berlaku new normal di Jabar pada 1 Juni 2020.

“Kita terus gencarkan sosialisasi. Bahkan hingga ke lingkungan RT. Kita dorong perangkat di daerah hingga melibatkan ASN,” ucapnya

Menurutnya, dengan tingginya kesadaran masyarakat, akan mempercepat proses penangggulangan covid 19. Maka dari itu, peran serta masyarakat pun sangat diperlukan agar semua orang bisa beraktifitas secara normal.

Baca Juga:  Pemkab dan DPRD Purwakarta Sepakati Raperda Retribusi PBG

“Kita akan bekerja ekstra keras untuk masuk ke tahapan new normal di Sukabumi,” ungkapnya

Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri mengatakan, pemerintah setempat telah melaksanakan PSBB. Bahkan batas akhir PSBB tahap dua hingga 29 Mei mendatang.

“Kita berharap akhir Mei atau awal Juni sudah memasuki tahapan new normal. Sehingga bisa menjalankan aktifitas secara normal. Meskipun, tetap mengikuti protokol kesehatan. Seperti memakai masker dan menjaga jarak,” terangnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Harus Perhatikan Anggaran KPED

Dalam tahap awal new normal, akan dibantu TNI Polri. Terutama dalam pendisiplinan masyarakat. “Nanti di pasar dan sebagainya akan ada TNI Polri untuk mendisiplinkan masyarakat,” pungkasnya. (Jay)

Bagikan: