Perjalanan di Jabodetabek Bebas SIKM

KESATUCO. Pemprov DKI Jakarta menyampaikan pergerakan orang di kawasan aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) bisa tanpa menggunakan surat izin keluar masuk (SIKM).

“Dalam kawasan aglomerasi itu tidak diperlukan SIKM,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta, Senin (19/4/2021).

Baca Juga:  Pemkab Purwakarta Kejar Target Vaksinasi

Dengan begitu, kata dia, masyarakat Jabodetabek masih dapat bepergian seperti biasa di tengah masa Larangan Mudik Lebaran yang berlaku 6-17 Mei 2021. Jadi warga tidak harus melengkapi perjalanannya dengan syarat SIKM.

SIKM yang mengacu pada Surat Edaran Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, kata Syafrin, tetap berlaku bagi pelaku perjalanan yang masuk atau keluar daerah Jabodetabek.

Baca Juga:  Anne Ratna Mustika, Perempuan Pertama Jabat Bupati Purwakarta

“Yang dari luar Jabodetabek masuk Jabodetabek itu akan diperlukan SIKM,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa kebijakan SIM Jakarta menyusul larangan mudik Lebaran 2021 masih dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.

“Kebijakan mengenai pengaturan mudik itu akan terintegrasi karena tidak bisa hanya diatur per wilayah saja harus terintegrasi secara nasional. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” ungkap Anies.

Baca Juga:  Pemkab dan DPRD Purwakarta Sepakati Raperda Retribusi PBG

Ia menambahkan, arah kebijakan SIKM Jakarta atau larangan mudik di Ibu Kota bakal mengikuti regulasi dari pemerintah pusat. (Red)

Bagikan: