Peredaran Narkoba di Cianjur Meningkat Saat Perang Melawan Covid 19

KESATUCO Tingkat peredaran narkoba jenis sabu dan ganja di Kabupaten Cianjur, meningkat di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Fokusnya Pemkab Cianjur dalam penanganan Corona dijadikan celah para bandar untuk mengedarkan narkoba.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto menjelaskan, di tengah maraknya Covid-19 ini, tindak kriminal yang makin meningkat ialah peredaran narkoba. Bahkan sebagian besar yang ditangkap merupakan bandar atau pengedar narkoba.

Baca Juga:  Kebijakan New Normal, Pemkot Sukabumi Siap Pulihkan Perekonomian

“Situasi saat ini dimanfaatkan oleh para bandar untuk mengedarkan narkoba. Bahkan, saat ini makin meningkat bandar narkoba banyak kami tangkap,” kata Juang, kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Kaur Bin Ops Satnarkoba Polres Cianjur, Iptu Sigit Purnomo, memaparkan, selama tiga bulan terakhir ada 22 kasus peredaran narkoba yang diungkap dengan total tersangka yang ditahan sebanyak 24 orang.

Pengungkapan kasus paling banyak terjadi pada Maret 2020 tepatnya di saat wabah Corona menjadi status siaga. Tercatat ada 11 kasus peredaran narkoba di bulan ini. Angkanya meningkat hampir 200 persen dibandingkan Februari yang hanya 4 kasus.

Baca Juga:  Pasien Isolasi Menurun, RSHS Bandung Siap Buka Layanan Kesehatan Non-COVID-19

“Ada peningkatan kasus di bulan ini. Dan mayoritas pengedar sabu yang kami tangkap. Dari 11 kasus, 10 kasus diantaranya merupakan terkait peredaran sabu-sabu,” kata Sigit.

Menurutnya, fokus penanganan covid 19 menjadi salah satu celah yang digunakan para pengedar dan bandar untuk menjual narkoba.

Baca Juga:  New Normal, Titik Terang bagi Pelaku Usaha Pesta Pernikahan di Purwakarta

Metode lama dalam penjualan, seperti sistem tempel dan lainnya pun masih dijalankan para pengedar untuk bertransaksi narkoba.

“Sistemnya masih cara lama, tapi karena situasinya seperti ini di tengah wabah Corona makanya dimanfaatkan. Makanya kami juga sedang bekerja keras untuk penanganan narkoba terutama menangkap para bandar dan pengedar,” jelasnya.

Bagikan:
Left Menu Icon