Penjual Miras Berkedok Depot Jamu Terjaring KRYD Polres Tasikmalaya Kota

KESATUCO. Kepolisian Sektor Cihideung, Polres Tasikmalaya Kota rutin menggelar Operasi Cipta Kondisi dan Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.

Demi menciptakan Kota Tasikmalaya yang Madani, petugas menyisir sejumlah toko jamu yang dicurigai menjual minuman keras. Termasuk juga tempat yang diduga dijadikan teransaksi minuman keras (miras).

Baca Juga:  Bentuk Kepedulian Kasad Andika Perkasa kepada Pekerja Bangunan

Selain menyita puluhan botol miras kepolisian juga mendapati puluhan liter  miras jenis tuak di kawasan Riungasih Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sasaran razia miras pada KRYD tersebut sasarannya adalah toko, warung, dan depot jamu yang berada di wilayah hukum Polsek Cihideung.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota Kompol Shohet menyebutkan, pihaknya menyita puluhan botol miras berbagai merk dan ukuran dan puluhan liter miras jenis tuak.

Baca Juga:  Suzuki New Carry Pick Up dengan Wajah Baru, Cek Perubahannya

Minuman beralkohol tersebut disita dari sejumlah warung jamu dan sebuah rumah di kawasan Riungasih, Kota Tasikmalaya,” kata Kompol Sohet di Kota Tasikmalaya, Ahad (15/3/2020).

Sebanyak 22 botol miras disita dari warung jamu di Jalan Gunung Sabeulah, Kota Tasikmalaya. Sementara puluhan liter tuak kami sita dari sebuah rumah di Jalan Riung Asih, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca Juga:  Pemberlakuan Buka Tutup Jalan Jenderal Sudirman Kota Bogor, Catat Waktunya

“Kami akan terus menggelar patroli dan KRYD. Diharapkan masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran polisi dan patroli ini akan terus ditingkatkan guna menciptakan Kota Tasikmalaya bebas dari peredaran miras. Baik miras pabrikan ataupun tradisional,” ucapnya.(Andri/Dede)

Bagikan: