Pengusaha di Tasikmalaya Hibahan Lahan 1 Hektare Untuk Pemakaman Jenazah Covid 19

KESATUCO-Pengusaha keturunan Tionghoa asal Kota Tasikmalaya yang tergabung pada Yayasan Bhakti menghibahkan lahan seluas 1 hektar untuk pemakaman khusus jenazah corona asal daerah setempat.

Lahan yang dihibahkan berbentuk perbukitan yang jauh dari pemukiman warga. Lokasinya berada dekat bangunan krematorium Kampung Cisapi Kelurahan Gunung Gede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh pemilik lahan Tjandra Tjahjadi dan Tjong Djun Mien kepada Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.

Baca Juga:  Diduga Ada Pungli, DPRD Desak Pemkot Tangsel Kelola Parkir di Tujuh Pasar

Pengurus Yayasan Bhakti sekaligus Anggota DPRD dari Partai Nasdem Kota Tasikmalaya, Tjahja Wandawa, Senin(06/04/2020) siang mengatakan, hibah itu dilatarbelakangi keprihatinan penolakan jenazah PDP atau positif corona.

Yayasan Bhakti yang salah satu pengurusnya Ko Acong tergugah hatinya untuk menghibahkan lahan 1 hektar di Cisapi, Kawalu, dijadikan pemakaman khusus corona.

“Kami sudah serahkan kemarin malam saat pertemuan dengan Pak Wali Kota Tasikmalaya langsung,” jelas Tjahja Wandawa.

Selain pemakaman jenazah corona, kata Tjahja, lahan kosong satu hektar itu diperuntukan juga untuk orang tidak dikenal. Diperkirakan lahan tersebut mampu menampung 1.000 kuburan secara gratis tanpa diperjualbelikan.

Baca Juga:  Pasien Isolasi Menurun, RSHS Bandung Siap Buka Layanan Kesehatan Non-COVID-19

“Memang luas lahan berupa gunung tersebut itu berdekatan dengan krematorium lokasinya dan jauh dari pemukiman masyarakat,” ujarnya.

Tjahja menambahkan, proses selanjutnya untuk penataan atau nantinya akan dibuat jalan khusus akan diserahkan ke Pemkot Tasikmalaya.

“Untuk akses jalan urusan pemerintah daerah karena Yayasan Bhakti hanya bisa memberikan lahan terutama untuk kemanusiaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sudak Masuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Kegiatan Belajar di Kota Tasikmalaya Belum Akan Dimulai

Ketua Yayasan Bhakti Kota Tasikmalaya Tjandra Tjahjadi mengatakan, hibah lahan supaya  jika nanti ada kasus  jenazah pasien covid 19, tak akan kesulitan mencari tempat pemakaman.

“Kami secara sukarela menyerahkan lahan itu kepada pemerintahagar digunakan  masyarakat. Tapi lahannya khusus para korban corona dan orang tidak dikenal. Pemerintah daerah nanti tak akan kesulitan dalam pemakaman,” katanya.

Bagikan:
Left Menu Icon