Pemkab Sukabumi Beri Kelonggaran Pelaksanaan Salat Idulfitri

KESATUCO. Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan kelonggaran dalam pelaksanaan Salat Idulfitri 1441 Hijriyah meskipun dengan berbagai catatan yang harus diikuti.

“Salat Id mempersilahkan (masyarakat melaksanakan). Tapi tidak diperkenankan ketika pelaksanaannya¬†di lapangan,” ujar Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Sabtu (23/5/2020).

Menurutnya, pelaksanaan Salat Idulfitri yang diperbolehkan ialah di masjid yang berada di perkampungan. Sebab, masyarakat di perkampungan akan saling tahu sesama warga aslinya.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-74 Jadi Berkah bagi Pengusaha Karangan Bunga

“Di masjid yang ada di perkampungan pun tetap harus melaksanakan protokol kesehatan. Kalau di lapangan itu tetap tidak boleh, lantaran sulit memantau setiap orang yang ikut salat,” ucapnya.

Baca Juga:  PHRI Jabar Targetkan Okupansi Hotel Meningkat 35 Persen di Akhir Tahun

Namun untuk masjid besar, terutama di pinggir jalan diusahakan tidak melaksanakan. Karena sulit untuk memantau jemaah Salat Id. “Kalau masjid-masjid di pinggir jalan, jangan. Sebab, tidak tahu siapa siapa saja yang ikut salat,” ucapnya.

Baca Juga:  Penuhi Protokol Kesehatan, Stadion GBLA Sudah Bisa Digunakan

Apalagi, Kabupaten Sukabumi masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara parsial. Terutama di 12 kecamatan dan dua desa. “Kita pelaksanaan PSBB lanjutan hingga 29 Mei mendatang,” ujarnya. (jay/ded)

Bagikan:
Left Menu Icon