Pembunuh Perempuan Malam di Pantura Subang Masih Misteri

KESATUCO. Satreskrim Polres Subang bentuk tim khusus ungkap dugaan pembunuhan perempuan malam di kawasan Pantura tepatnya di Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang. Pasalnya, hingga kini pembunuh perempuan malam bernama Isah belum tertangkap.

Kasatreskrim Polres Subang AKP Deden A. Yani mengatakan, hingga saat ini proses penyelidikan dilakukan secara intensif.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara intensif,” ucap Deden saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (25/2).

Deden menyebutkan, tim khusus yang terdiri dari Polres Subang dan Polsek Patokbeusi sedang bekerja. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa lima orang saksi yang mengenal perempuan malam di Pantura Subang itu.

“Tim khusus untuk bergerak upaya pengungkapan perkara ini, dari polres dan Polsek Patokbeusi,” pungkas Deden.

Perlu diketahui sebelumnya, PSK bernama Isah ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi telanjang. Selain itu, tangan Isah pun terikat ke belakang di kawasan Desa Mulyasari, Kabupaten Subang pada Selasa (18/2).

Berdasarkan kesimpulan sementara, Isah diduga meninggal karena kehabisan nafas akibat bekapan. Pasalnya, polisi tidak menemukan bekas luka pada tubuh Isah.

Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) di wilayah Pantura, Kabupaten Subang ditemukan tidak bernyawa. Isah (42), meninggal dalam keadaan tidak berpakaian dengan tangan terikat. Kuat dugaan Isah dibunuh. Polisi pun kini tengah memburu prlaku pembunuhan PSK tersebut.

Kasat Reskrim mengatakan, penemuan jenazah Isah berawal dari laporan masyarakat di wilayah tersebut, pada selasa (18/2/2020) sore.

“Kita awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat. Kemudian kita cek ternyata benar,” ucap Deden melalui sambungan telepon, Kamis, (20/2/2020).

Melihat kondisi jenazah seperti itu, lanjut Deden, dugaan sementara Isah merupakan korban pembunuhan. Saat disinggung adanya luka pada tubuh Isah. Deden menuturkan, tidak ditemukan luka pada tubuh korban. Namun, dugaan sementara korban meninggal karena kehabisan nafas.

Iya diduga seperti itu (korban pembunuhan), Nggak ada luka, diduga dibekap,” ungkap Deden. (ram)

Bagikan:
Left Menu Icon