Pelihara Ikan Hias Jadi Hobi Baru di Tengah Pandemi, Pedagang: Omset Penjualan Naik 200 Persen

KESATUCO. Koleksi ikan hias di tengah pandemi COVID-19 atau corona ternyata jadi hobi baru masyarakat di Kota Tasikmalaya. Seperti ikan koi, guppy, manfish atau ikan layang-layang, ikan molly, dan berbagai ikan air tawar lainnya. Ikan-ikan tersebut dijual dengan kisaran harga beragam sesuai dengan ukuran dan jenisnya, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu.

Seperti yang terlihat di Pasar Karlis Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Setiap harinya, pasar khusus penjual ikan hias tersebut selalu dipenuhi warga yang ingin membeli berbagai jenis ikan hias.

Baca Juga:  Pengakuan Ibu di Bandung Jalani Uji Coba Vaksin Covid 19

“Pembeli kebanyakan biasanya mencari ikan ikan kecil seperti Gupi, Mili, Koki dan ikan cupang,” kata Nani, salah satu penjual ikan hias di Pasar Karlis, Rabu (01/6/2020).

Selain ikan hias, para pengunjung juga membeli perlengkapan untuk mempercantik aquarium seperti, batu karang, pasir, kayu hingga tanaman bawah air.

“Pengunjung ramai sejak pemerintah memberlakukan PSBB dan meminta warga untuk dirumah saja karena pandemi virus corona. Ya, mungkin aquarium dengan ikan hias ini menjadi hiburan warga selama berada di dalam rumah,” lanjut Nani.

Baca Juga:  Corak Ikat Celup Kembali Digandrungi di Masa Pandemi

Dirinya mengaku, ramainya peminat ikan hias saat pandemi membuat penjualan dagangannya mengalami kenaikan hingga 200 persen.

Jika saat kondisi biasa omset dari penjuakan ikan hias hanya dikisaran Rp1 juta per hari, kini melonjak hingga Rp3 juta per hari.

Baca Juga:  Seusai Disuntik Vaksin Covid 19, Relawan Akan Dipanggil Lagi Setelah 14 Hari

“Bahkan jika weekend, omset penjualan bisa mencapai Rp 5 juta an pak,” katanya.

Sementara Deni (35) salah seorang penggemar ikan hias mengatakan, sebelum ada covid -19 pun dirinya memang sudah hobi dengan ikan hias dan  aquarium.

“Saya memelihara ikan hias, selain biaya murah, ikan bisa menambah suasana dalam rumah semakin tenang dan sejuk. Apalagi ada pandemi Covid-19, bisa untuk hiburan,” kata Deni.

Bagikan:
Left Menu Icon