Pelayanan SIM, SKCK dan BKPB Kembali Beroperasi

 KESATUCO. Polda Jabar memastikan pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM, STNK dan BPKB di Kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas), Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dibuka kembali.

Kepastian tersebut mengacu pada Surat Telegram Nomor ST/1537/V/UAN.I.I/2020 tanggal 29 Mei 2020, yang ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Istiono.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan, meski pelayanan tersebut telah dibuka, pihaknya tetap melakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secata ketat.

Baca Juga:  Penuhi Protokol Kesehatan, Stadion GBLA Sudah Bisa Digunakan

“Mekanismenya yakni, melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja dan area publik yang sering disentuh setiap hari, menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer yang memadai dan mudah diakses serta menggunakan masker,” ujar Erlangga dalam keterangan persnya, Rabu (3/6).

Selain itu, Erlangga mengungkapkan, pembatasan jarak pun akan dilakukan oleh petugas guna meminimalisir adanya kontak fisik antar masyarakat saat dalam antrian pelayanan. Pembayaran non tunai pun akan dioptimalkan oleh petugas.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara, Ribuan Anggota dan PNS Polda Jabar Naik Pangkat

“Selain itu memasang tanda untuk menjaga jarak (physical distancing) minimal 1 meter. Baik saat duduk maupun berdiri dalam antrian,”¬† ujar Erlangga.

Saat disinggung masa berlaku (Surat Izin Mengemudi) SIM yang habis ditengah pandemi virus corona atau Covid-19. Erlangga menuturkan, masyarakat akan diberikan dispensasi terkait hal itu.

“Yang masa berlakunya habis selama masa Pandemi Covid-19, terhitung mulai dari tanggal 24 Maret sampai 29 Mei 2020 diberi Dispensasi proses perpanjangan SIM mulai tanggal 2 Juni sampai 30 Juni 2020,” ungkap Erlangga.

Baca Juga:  Pembangunan Jembatan Gantung Jadi Ikon TMMD di Sukabumi

Namun, Erlangga menambahkan, jika dalam batas waktu dispensasi masyarakat tidak melakukan perpanjangan SIM. Mereka diharuskan membuat SIM kembali dari awal.

“Jika tidak melakukan perpanjangan SIM di waktu pemberian Dispensasi tersebut, perpanjangan SIM tidak bisa diproses. Harus bikin baru,,” katanya.

Bagikan:
Left Menu Icon