Pejabat Pajak Spanyol Tipu 40 Pesepakbola, Diantaranya Nuri Sahin dan Hamit Altintop

"Kejaksaan Spanyol tuntut pelaku 11 tahun penjara"

KESATUCO – Seorang pejabat tinggi dari Badan Pajak Spanyol dilaporkan telah menipu puluhan pemain sepak bola dan bola basket Divisi Pertama di Spanyol. Pejabat yang diketahui bernama , Leonor Sánchez-Caballero ini telah meraup uang sebasar 6,2 juta euro atau setara 97,45 miliar rupiah. Sang pejebat pajak melakukan modus mengambil pengembalian pajak penghasilan untuk Individu (Pajak Penghasilan Pribadi) atlet.

Kantor Kejaksaan Spanyol tengah malakukan penyelidikan atas skandal terbesar pajak di dunia olahraga Spanyol. Atas tindakan tersebut jaksa menuntut Leonor Sánchez-Caballero dengan hukuman penjara 11 tahun karena penipuan itu.

Departemen Keuangan Spanyol memberikan 40 nama atlet yang bertambah menjadi 102 atlet. Di antara para korban adalah dua mantan pemain Real Madrid. Yaitu pemain asal Turki, Nuri Sahin dan Hamit Altintop. Dari hasil pemeriksaan terdakwa mengambil sekitar dua juta euro dari dua pemain itu. Dalam melakukan aksinya Leonor Sánchez-Caballero memalsukan dokumen pajak para atlet.

Dikutif dari Tellereport, terdakwa meminta bantuan dari rekannya dan dua pengacara untuk memalsukan permintaan dan mengartikulasikan pengalihan uang.

Mantan pemain Atlético de Madrid Eduardo Salvio , Elías Pongolle Mendes dan Sinama, diti0pu sebsar lebih dari setengah juta euro.

Dalam kasus mantan Valencianist Aly Cissokho , 415.000 euro yang sesuai dengannya dialihkan dan dia memalsukan dokumen untuk mencuri 600.000 euro dari para pemain tim utama Real Madrid dan bola basket Barcelona.

Kegiatan Ilegal Berjalan Setahun

Aparat berwenang Spanyol menuntut Sánchez-Caballero dan dua pengacara dengan ancaman 11 tahun penjara akibat melakukan kegiatan ilegal untuk memperkaya diri sendiri.

Kegiatan ilegal itu dilakukan dalam waktu satu tahun, antara Februari 2015 dan November 2016, dengan maraup lebih dari enam juta euro.

Di antara mereka yang terkena dampak paling banyak adalah mantan pemain Sevilla seperti Marius Stankevicius, lebih dari satu juta euro. Pemain lainnya berasal dari Osasuna, Leganés dan Mallorca, dengan kerugian sebsar 84.472 euro.

Ada juga kasus mengejutkan dari pemain yang hampir tidak dikenal, seperti pemain Argentina Javier Hernán Malagueño , yang menandatangani kontrak dengan Málaga dan hanya bermain lima pertandingan dalam dua tahun. Namun, meskipun singkat sang pemain harus kehilangan uang sebanyak setengah juta euro.

Di sektor olahraga basket ada pemai Amerika Dontaye Draper , yang bermain beberapa tahun di Real Madrid dan harus kehilangan € 144.313.

Sumber: Tellereport/Marca

Bagikan:
Left Menu Icon