Ngeri, Bus Primajasa Seruduk dan Hantam Elf di GT Cikamuning

KESATU. Bus Primajasa menyeruduk bus kecil Elf yang sedang berhenti di Gerbang Tol Cikamuning Kabupaten Bandung Barat, Jumat (6/9).

Peristiwa itu terekam CCTV. Dalam video CCTV, tampak bus jenis Colt Diesel Elf itu sedang bertransaksi di gerbang tol. Baru saja berhenti, tiba-tiba dari belakang, bus Primajaya datang, menghantam bus Elf itu dengan keras hingga terpental.

Tidak ada korban meninggal dunia di peristiwa itu. Namun, tujuh penumpang bus Elf dengan nomor polisi D 7726 UA itu mengalami luka-luka akibat benturan keras dihantam dari belakang itu. ‎

Berdasarkan data Satlantas Polres Cimahi, n mereka yang mengalami luka ringan yakni Dasep (52), Mubarok (46), Syahron Harahap (50), dan Dayat (62), warga Kecamatan Cipeundeuy, Kecamatan Cikalongwetan, dan Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat

Lalu Maryani (54) warga Desa Besuki, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Yudi Wahyudi (51), warga Maleber, Kecamatan Andir, dan Wawang (47) warga Cigondewah Kidul, Kota Bandung.

“Pengemudi Bus Primajasa itu kurang hati-hati ketika mau keluar GT Cikamuning. Dia tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya jadi menyeruduk bagian belakang colt diesel,” ujar Kanit Lakalantas Polres Cimahi, Iptu Erin Herudiansyah saat dikonfirmasi, Jumat (6/9).‎

Bus Primajasa jurusan Tasikmalaya – Bekasi dan bus Elf itu rusak parah. ‎Ketujuh orang penumpang elf yang mengalami luka ringan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan, Kota Baru Parahyangan, Padalarang. Sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Pos Laka Lantas Polres Cimahi Cikamuning.

Saksi mata Asep Nana (45), mengungkapkan, saat kecelakaan terjadi terdengar suara dentuman keras. Dia yang saat itu sedang menyapu di kantor Jasa Marga langsung menghampiri lokasi kejadian. Di lokasi tersebut mobil elf yang rusak akibat ditabrak bus dan sempat terdorong beberapa meter ke depan.

“Saya melihat di mobil elf itu ada tujuh penumpang. Kondisinya ada yang kejepit jadi untuk menyelamatkannya harus masuk lewat jendela. Tidak ada yang meninggal, hanya luka-luka saja,” kata dia.

Sopir bus Primajasa, Ajid Arifin memastikan, saat kejadian mobilnya tidak mengalami rem blong. Tabrakan itu terjadi karena tanggung ada antrean kendaraan sehingga dirinya langsung banting stir.

“Saya terpakasa banting stir ke arah kiri karena ada antrean panjang kendaraan di sebelah kanan,” katanya. ‎

Bagikan:
Left Menu Icon