Ngabuburit di Purwakarta, Ini Lokasi yang Pas

KESATUCO. Pada bulan ramadan, banyak warga Purwakarta yang memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa atau ngabuburit dengan mengunjungi sejumlah tempat menarik.

Menurut, Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Acep Yulimulya, ada beberapa lokasi yang biasanya dikunjungi masyarakat menunggu waktu berbuka puasa, diantaranya Situ Wanayasa, Air Mancur Sri Baduga (Situ Buleud) dan Taman Maya Datar.

“Banyak sebetulnya, tiga lokasi itu setidaknya menjadi lokasi favorit warga untuk ngabuburit,” ucap Acep, pada Rabu (14/4/2021).

Baca Juga:  Ini Bentuk Kepedulian Pangkostrad kepada Prajurit Batalyon Armed 9

Ia merinci, ketiga lokasi itu menawarkan keindahan dan kenyamanan tersendiri, seperti Situ Wanayasa memiliki pesona sangat menarik yang bisa memberikan sensasi berbeda.

“Begitu juga Air Mancur Sri Baduga (Situ Buleud) jalan-jalan di pusat kota dengan rindangnya pepohonan memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang ngabuburit di sana,” ungkapnya.

Taman Maya Datar berlokasi di Komplek Pemda Purwakarta ini menawarkan keindahan dan kesejukan di tengah keramaian kota yang setiap harinya dipadati hilir mudik kendaraan.

Baca Juga:  Sejumlah Alutsista Ditampikan saat Pelaksanaan Salat Ied di Markas Batalyon Armed 9

Memadukan suasana klasik dan keindahan dedaunan. Hamparan bunga-bunga cantik memanjakan mata menjadi background favorit untuk berswafoto bersama orang tercinta sambil menunggu waku berbuka puasa.

Pepohonan yang rindang juga membuat masyarakat betah karena suasana yang asri dan memberikan kesegaran tersendiri.

“Karena masa pandemi, kami imbau ngabuburit dimana juga tetap menjaga protokol kesehatan, seperti jaga jarak memakai masker dan rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitaizer sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19,” pesan Acep.

Baca Juga:  Perhutani KPH Purwakarta Tindak Lanjuti Keberadaan 3 Unit Backhoe di Kawasan Hutan

Selain itu, pembatasan dalam ngabuburit pun saat ini mungkin sedikit berbeda karena ada anjuran larangan berkerumun. Secara teknis Satpol PP pasti akan mengawasi tradisi ngabuburit agar sesuai dengan protokol kesehatan. (Red)

Bagikan: