Muslianto, 12 Tahun Jadi Prajurit TNI Gadungan

KESATUCO. Seorang warga asal Medan harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pria bernama Muslianto itu diamankan karena diduga menjadi prajurit TNI gadungan. Bahkan, peran palsu ini sudah ia lakukan selama 12 tahun lamanya.

Kepada polisi, pria berusia 52 tshun itu mengaku berpura-pura menjadi prajurit TNI untuk gagah-gagahan.

“Mengaku sebagai Tentara Nasional Indonesia dengan maksud untuk gagah-gagahan dan agar disegani orang serta dan termotivasi,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, seperti dikutip dari detik.com, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga:  Anggaran Insentif untuk Tenaga Kesehatan sudah Disalurkan

Martuasah mengatakan Muslianto diamankan pada Kamis (30/7). Saat itu, Muslianto sedang dalam perjalanan mengarah ke Binjai dan berpapasan dengan Babinsa, Serka Hotman Purba.

Dia menyebut Serka Hotman memberhentikan Muslianto karena curiga dengan seragam yang digunakan. Muslianto kemudian dibawa ke Koramil 05/MB dan diperiksa dan kedapatan membawa airsoft gun serta senjata tajam.

Baca Juga:  Adjo Ingatkan Penjabat Bupati Sukabumi Bekerja Optimal

“Setelah diperiksa ternyata KTP, SIM serta kartu keluarga pelaku Muslianto juga sudah dipalsukan dan atas kejadian tersebut Hotman Purba membawa pelaku Muslianto ke Polrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Baca Juga:  Fahmi Ajak Media Angkat Potensi Wilayah

Martuasah mengatakan Muslianto sudah mengakui perbuatannya. Muslianto kini dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 dan/atau Pasal 266 ayat (1) KUHP.

“Selama 12 tahun ini, Muslianto terus melakoni identitas sebagai Prajurit TNI AD. Namun, kedok siapa dirinya yang sebenarnya terbongkar,” ucapnya. (dtk)

 

 

 

 

sumber: detik.com

Bagikan: