MUI Jabar : Eks ISIS Lebih Bahaya Dari Teroris di Indonesia

KESATUCO. Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar Rafani Achyar menilai WNI Eks Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah lebih berbahaya dari teroris di Indonesia.

“Ini lebih berbahaya dari aktivis yang selama ini ditangkap atau ditemukan dalam negeri, kan banyak yang terpengaruh paham, mendukung, memfasilitasi, ada juga yang sudah melakukan pengeboman,” ucap Rafani.

Menurutnya, para kombatan ISIS memiliki doktrin atau pemikiran yang sangat kuat terkait terorisme. Kenekatan mereka pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS buktinya.

“Tapi yang ini (WNI Eks ISIS) sudah dibawa ke medan perang, tentu doktrinya pasti lebih kuat, paham agamanya sudah di brainwash,” sambungnya.

Oleh karena itu, Rafani mengungkapkan, MUI Jabar mengapresiasi keputusan Pemerintah Indonesia, yang tidak akan memulangkan WNI Eks ISIS dari Suriah.

“Kalau statment secara nasional kan di MUI Pusat. Tapi kalau boleh kami berpendapat MUI Jabar apresiasi terkait keputusan pemerintah,” ungkap Rafani.

Selain itu, keinginan untuk kembali ke tanah air diakibatkan posisi mereka yang terlantar pasca ISIS dinyatakan kalah total di wilayah Suriah oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang didukung koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS).

Jika ISIS masih berjaya, lanjut Rafani, bukan tidak mungkin para WNI eks ISIS yang merupakan organisasi teroris tesebut akan tetap bertahan di Suriah.

“Mereka ini kan pengen pulang karena ISIS nya hancur, kalau tidak hancur mereka tidak akan itu mau pulang. Jadi disitu letak bahayanya,” ujar Rafani.

Saat disinggung seandainya pemerintah memulangkan WNI eks organisasi terlarang itu. Rafani menambahkan, jika hal itu terjadi sebaiknya mereka diasingkan terlebih dahulu di pulau terpencil, yang jauh dari masyarakat. Hal itu bertujuan untuk melakukan proses Deradikalisasi terlebih dahulu.

“Kalau pun memang terpaksa harus dipulangkan jangan disatukan dengan masyarakat dulu, di Deradikalisasi dulu di pulau terpencil misalnya,” pungkas Rafani. (ram)

Bagikan:
Left Menu Icon