Mudik Dilarang Tempat Wisata Dibuka, Ini Kata Dedi Mulyadi

KESATUCO. Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menilai larangan mudik yang diberlakukan oleh pemerintah memiliki tujuan baik yakni untuk mencegah terjadinya ledakan penularan Covid-19.

Dedi mengatakan penularan Covid-19 saat ini tdediidak bisa diprediksi dan terdeteksi. Dikhawatirkan jika mudik diperbolehkan penularan akan semakin masif terhadap orang tua yang rentan tertular di kampung halaman masing-masing.

Baca Juga:  Asuransi Sinar Mas Sebar 950 Paket Sembako Ramadan

Di sisi lain, kata Dedi, masyarakat yang jenuh saat libur lebaran akan memilih untuk menghabiskan waktu pergi ke tempat wisata. Sebab pemerintah tidak melarang masyarakat untuk pergi ke tempat wisata.

“Alangkah aneh apabila tempat wisata yang boleh dikunjungi adalah tempat wisata di luar daerahnya. Misal tempat wisata di Bandung bisa dikunjungi oleh wisatawan dari Jakarta. Nah kalau ini dibuka, diberlakukan, ya enggak ada artinya itu larangan mudik,” ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga:  Hasil Sidang Isbat: Lebaran Jatuh Pada Kamis 13 Mei 2021

Menurutnya hal tersebut tetap membuat mobilitas masyarakat dalam jumlah besar akan terjadi selama larangan mudik berlangsung.

Sehingga larangan mudik tersebut dirasa akan sia-sia karena di tempat wisata akan berkumpul orang dari banyak daerah tanpa mengenal berasal dari zona aman, zona merah atau zona hitam. Pada akhirnya orang datang sehat bisa tertular dengan mereka yang terpapar Covid-19 tanpa gejala.

Baca Juga:  Izinkan Salat Id di Masjid Agung, Pemkot Tasikmalaya: Harus Sesuai Prokes!

“Semoga ini menjadi bahan renungan kita semua untuk tidak membuat tafsir sendiri-sendiri terhadap pemahaman penanganan, pencegahan, penularan Covid-19,” pungkas Dedi Mulyadi. (Red)

Bagikan: