Minibus Hancur Tertabrak Kereta di Perlintasan tanpa Palang Pintu di Pemalang

KESATUCO. Minibus jenis Avanza bernopol B 1361 BIH tampak hancur usai tertabrak KA Menoreh saat melalui perlintasan tanpa palang pintu di Cibiyuk, Ampelgading, Pemalang, Senin (2/12/2019) sekitar pukul 00.30 dini hari. Akibat peristiwa tersebut, dua orang tewas seketika.

Kedua korban diketahui bernama Sunyoto (50), yang merupakan pengemudi mobil, warga Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Pemalang. Satu korban lainny penumpang Avanza, yakni Muniru Jawadil Mughits (27), warga Krogen, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan.

Kasatlantas Polres Pemalang, AKP Harman Rumenegge Sitorus mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di jalur perlintasan tanpa palang pintu. “Di jalur double track tanpa palang pintu. Dua orang meninggal dunia,” kata Harman dalam keterangannya, Senin (2/12/2019).

Dijelaskannya, awalnya mobil yang dikemudikan oleh korban melaju dari arah selatan. “Diduga kurang waspada pada saat melintasi jalur double track, kendaraan korban tertabrak kereta,” ujarnya.

Pengemudi mobil diduga tidak mendengar peringatan adanya kereta yang tengah melaju ke arahnya. Karena jarak semakin dekat, benturan mobil dengan kereta yang datang dari arah Jakarta menujuSemarang), tidak bisa dihindari lagi.

“Pengemudi dan penumpang Toyota Avanza meninggal di lokasi kejadian,” katanya.

Lebih lanjut Harman memaparkan jika di lokasi tersebut telah terjadi lebih dari sekali kecelakaan dalam satu semester terakhir, dan telah menelan tiga korban jiwa. “Sebelumnya sebuah truk boks yang tertabrak kereta di lokasi yang sama, mengakibatkan pengemudi meninggal dunia,” ucapnya.(add)

Bagikan:
Left Menu Icon