Menteri Teten Masduki Minta UMKM Beradaptasi dan Bertransformasi Bisnis ke Digital

KESATUCO. Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah RI, Teten Masduki menyebut melemahnya perekonomian di tengah Pandemi Covid 19, bisa jadi peluang untuk menguatkan penggunaan produk UMKM.

Salah satu fokus pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah memulihkan sektor UMKM. Dari total anggaran penanganan Covid-19 yang akan ditingkatkan menjadi Rp 695,2 triliun, dukungan untuk UMKM sebesar Rp 123,46 triliun.

Teten Masduki menghadiri kegiatan pembukaan pelatihan terpadu peningkatan kualitas SDM Koperasi dan Usaha Mikro di Hotel Horison Kota Tasikmalaya, Jumat (10/7/2020).

Baca Juga:  Bupati Apresiasi Petugas KB di Purwakarta

Teten menyampaikan, kegiatan pelatihan digelar sebagai stimulus untuk menggerakkan kembali roda perekonomian, percepatan pemulihan ekonomi pada tatanan new normal.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari Call Center KemenKopUKM, terdapat 236.980 UMKM terdampak. Masalah utama yang dihadapi menurunnya penjualan/permintaan. Lalu distribusi terhambat dan sulitnya bahan baku, dimana pedagang eceran merupakan sektor terdampak terbesar kedua sebesar 25,33%.

Baca Juga:  Rejang Lebong Bakal Kembangkan Budidaya Bawang Merah

“Pelaku UMKM harus bisa cepat beradaptasi dan bertransformasi usahanya. Salah satu perubahan tersebut adalah beralihnya usaha dari konvensional menuju ke platform digital,” kata dia.

Kota dan kabupaten Tasikmalaya kata dia, episentrum tumbuh dan berkembangnya UMKM yang memiliki potensi strategis untuk membangkitkan ekonomi rakyat berbasis bisnis fashion, perikanan, peternakan, kuliner.

“Menyebarnya institusi lembaga pendidikan pondok pesantren yang berpotensi membangkitkan kehidupan ekonomi masyarakat. Tasikmalaya yang sudah memiliki mindset entrepreneur yang baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Saung Ambu Penuhi Hak Kesehatan Warga Desa Terpencil di Purwakarta

Oleh karena itu Kementerian Koperasi dan UKM RI menyelenggarakan pelatihan terpadu.  Pelatihan melibatkan pelaku UMKM.u Koperasi dan UMKM untuk meningkatkan kualitas SDM pengelola bisnis Koperasi dan UMKM.

“Semoga fasilitasi pelatihan kegiatan terpadu ini juga dapat menggerakkan kembali roda perekonomian, percepatan pemulihan ekonomi pada new normal di Kota/kabupaten Tasikmalaya,”katanya.

Bagikan: