Menanti Keppres dan Inpres Piala Dunia U-20 - Kesatu.co

Menanti Keppres dan Inpres Piala Dunia U-20

KESATUCO – Perhelatan akbar Piala Dunia U-20 tahun 2021 di indonesia menjadi momen spesial bagi seluruh elemen bangsa. Untuk mensukseskannya, Federasi Sepakbola Indonesia PSSI terus melakukan persiapan di berbagai aspek. Salah satunya dengan melakukan koordinasi dengan bebagai pihak terkait termasuk pemerintah, yaitu Kementrian Pemuda dan Olahraga.

PSSI pun memaparkan rencana teknis pelaksanaan Piala Dunia U20 tahun 2021 ke Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru Zainudin Amali di kantor Kemenpora. PSSI berterima kasih dan mengapresiasi sinergi serta dukungan pemerintah, sehingga Indonesia bisa terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2021.

Tim Nasional Indonesia U19 Rayakan Gol. Foto: PSSI

“Ini kolaborasi yang luar biasa. Tanpa dukungan pemerintah ini sulit diwujudkan. Terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang dengan cepat membantu PSSI menandatangani surat jaminan pemerintah. Apresiasi juga untuk Kemenpora dan Sekretaris Kabinet yang membantu mengkoordinir kementerian dan lembaga lain yang terkait untuk melengkapi persyaratan dokumen,” kata PLT Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto. pada jumpa pers bersama Sesmenpora Gatot Dewa Broto dan Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, usai bertemu dengan Menpora, Zainudin Amali.

Iwan menambahkan, sinergi PSSI dengan pemerintah dan lembaga terkait harus terus diperkuat untuk mempersiapkan pelaksanaan Piala Dunia tahun 2021. “Kita harus bergerak cepat dan terukur. Delegasi FIFA akan datang pada November mendatang untuk inspeksi yang kedua,” jelas Iwan.

Menanti Keppres dan Inpres

Gatot Dewa Broto mengatakan, Kemenpora siap membantu PSSI. Ditambahkan, ini merupakan pekerjaan bersama antara PSSI dengan Pemerintah. “Ada arahan dari Menpora mengenai tahapan yang harus dilakukan, jadi ini kolaborasi yang bagus antara PSSI dan pemerintah. Pak Presiden pun memberikan perhatian yang luar biasa,” ujar Sesmenpora.

Sesmenpora menyebut, terkait arahan regulasi kemudian hak dan kewajiban semisalnya renovasi stadion, pajak, tenaga kerja asing, dan lain sebagainya. “Itu urusan pemerintah dan pemerintah diminta untuk membantu PSSI. Hari kamis kami diundang oleh kepala badan kebijakan fiskal karena Menteri Keuangan salah satu yang menandatangani goverment guaranteed, kami harus cepat bergerak. Bayangkan Keppresnya belum keluar, Inpresnya belum keluar tapi Kementerian Keuangan cepat sekali bergeraknya,” pungkasnya.

Sumber: PSSI

Bagikan:
Left Menu Icon