Luhut Sebut Indonesia Rugi Rp 7 Triliun per Bulan Akibat Virus Corona

KESATUCO. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dampak virus corona begitu terasa di Indonesia. Di bidang pariwisata kerugian mencapai Rp 7 triliun per bulan.

“Data yang kami dapat dari Bank Indonesia, dalam bidang pariwisata itu ada kerugian kira-kira bisa sampai USD 500 juta per bulan,” terang Luhut di kantornya, Jakarta, Selasa (25/2).

Selain itu, proyek-proyek seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung pun akan terhambat. Pasalnya, material bahan baku dan pekerja dalam pembangunan dikirim dari China.

“Itu suka atau tidak suka akan membuat perlambatan pada proyek Jakarta-Bandung, berapa lama kita belum tau, tergantung Coronavirus ini berhentinya kapan,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi pencegahan masuknya COVID-2019 di Indonesia. Sebab, beberapa negara juga telah diidentifikasi telah terjangkit wabah virus tersebut.

“Pemerintah telah melakukan langkah antisipasi pencegahan ini sesuai dengan guidelines dari WHO, kita terus monitor ini karena kelihatannya misalnya Italia sudah kena lagi, Korsel kena, Jepang kena, makanya kita betul-betul sangat hati-hati melihat ini secara bersamaan dampak terhadap ekonomi kita juga cukup besar dan perlu kita antisipasi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, virus tersebut dimulai pada akhir tahun 2019 kemarin. Hingga saat ini, terdapat 2.630 kasus kematian di seluruh dunia. (jp/yuz)

Bagikan:
Left Menu Icon