Libatkan 240 Orang, KPU Kabupaten Sukabumi Mulai Sortir Susu

KESATUCO.Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, libatkan 240 petugas untuk menyortir dan melipat surat suara (Susu) pemilihan bupati dan wakil bupati Sukabumi tahun 2020.

Mereka akan menyortir dan melipat 1.863.619 surat suara selama lima hari ke depan. Proses penyortiran dan pelipatan dilakukan di Gudang KPU yang berlokasi di Kecamatan Cibadak.

“Hasil penghitungan, proses penyortiran dan pelipatan bisa selesai dalam jangka waktu lima hari,” ujar Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman, Sabtu (21/11/2020).

Menurutnya, proses penyortiran dan pelipatan kali ini dibagi dua shift. Hal itu untuk mengurangi kerumunan.

Baca Juga:  Marwan Izinkan Salat Ied di Masjid, Takbir Keliling Dilarang

“Shift pertama dimulai jam 08.00-16.00 WIB. Shift ke dua dari pukul 16.00-22.00 WIB. Dengan sistem ini, petugas sortir tidak terlalu menumpuk di gudang,” ucapnya.

Selain itu, semua petugas sortir dan lipat telah dirapid tes. Hasilnya, semua dinyatakan non reaktif.

“Kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari kedatangan petugas hingga di tempat penyortiran dan pelipatan, semua mengikuti standar protokol kesehatan,” ungkapnya.

Di gudang sendiri, ada unsur TNI, Polri, dan Bawaslu Kabupaten Sukabumi. Mereka menjaga dan mengawasi jalannya sortir lipat surat suara.

Baca Juga:  Kasus Covid 19 Senantiasa Bertambah, Fahmi : Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

“Ditambah dari Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sukabumi yang mengawasi penerapan protokol kesehatan,” terangnya.

Pjs Bupati Sukabumi R. Gani Muhamad menekankan adanya standarisasi proses penyortiran dan pelipatan surat suara. Hal itu agar tidak berbeda pemahaman antara petugas sortir.

“Sebelum mulai bekerja harus diberikan penjelasan secara detail. Sehingga tidak ada standar yang berbeda antara petugas sortir,” bebernya.

Pasalnya, surat suara menjadi salah satu penentu kelancaran pelaksanaan pilkada. Sehingga petugas sortir dan lipat ini memiliki peran penting dalam suksesi pilkada.

Baca Juga:  Izinkan Warga Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan, Pemkot Tasikmalaya: Diawasi Tim Satgas COVID-19

“Pastikan surat suara yang akan digunakan (pada 9 Desember 2020) itu, laik dari aspek keabsahannya. Pastikan secara betul betul terkait kelaikan surat suara dan cara melipatnya,” terangnya.

Selain itu, semua yang bekerja harus betul betul menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. R. Gani Muhamad mengingatkan, kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara ini, tidak menimbulkan kluster baru.

“Jadikan masker sebagai gaya hidup. Terapkan 3M (makai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Semoga kegiatan ini berjalan lancar,” pungkasnya. (jay)

Bagikan: