Larangan Mudik Lokal, Wabup RL: Sulit Kita Batasi

KESATUCO. Wakil Bupati Rejang Lebong (RL) Provinsi Bengkulu, Hendra Wahyudiansyah mengakui, larangan mudik lokal sulit untuk diterapkan di wilayahnya.

Hal itu menyusul adanya pernyataan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang meminta seluruh kepala daerah untuk melarang warganya mudik lokal.

“Itu menjadi PR bersama, kita coba cari jalan terbaiknya. Karena bicara mudik lokal, khususnya untuk daerah kita sendiri tetanggaan itu sangat dekat sekali, sangat sulit untuk kita membatasi,” ujarnya, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga:  Ziarah Kubur Dilarang, Dedi Mulyadi: Ganti Saja Jadi Wisata Religi

Meski demikian pihaknya akan membahasnya lebih lanjut bersama pihak terkait, termasuk membahas terkait pelaksanaan salat Idul Fitri, takbiran hingga membahas terkait open house di rumah dinas.

Baca Juga:  Ini Bentuk Kepedulian Pangkostrad kepada Prajurit Batalyon Armed 9

Sementara itu, untuk objek wisata sendiri menurut dia semuanya tidak diizinkan untuk dibuka selama libur lebaran nanti, tak terkecuali yang dikelola oleh swasta.

“Baik yang dikelola pemerintah maupun swasta semuanya tidak diizinkan untuk dibuka, karena di khawatirkan akan menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Asuransi Sinar Mas Sebar 950 Paket Sembako Ramadan

Untuk diketahui, perkembangan kasus konfirmasi positif di Kabupaten Rejang Lebong terus mengalami peningkatan, saat ini total terkonfirmasi positif sebanyak 871 kasus, dengan rincian 795 kasus dinyatakan sembuh, 57 kasus masih dalam pengawasan, dan 19 kasus meninggal dunia. (Izk)

Bagikan: