Kota Sukabumi Masuk Sepuluh Besar Penilaian IDSD Tahun 2020

KESATUCO. Kota Sukabumi masuk 10 besar Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2020. Bahkan daerah dengan julukan Kota Mochi ini, mendapatkan nilai indeks 3,4202 dengan kategori tinggi.

“Penilaian tahun 2019 Kota Sukabumi meraih nilai indeks 5.67790 kategori sedang. Tahun berikutnya ada peningkatan berkat perbaikan beberapa indikator hasil evaluasi,” ujar Kabid Litbang Bappeda Kota Sukabumi Nenden Eviyanti, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, terdapat beberapa indikator yang telah diperbaiki sehingga Kota Sukabumi berhasil masuk 10 besar. Hal itu seperti penilaian dari sisi perbankan dan keterkaitan pemberian kredit untuk UMKM dengan nilai persentase dalam satu tahun.

“Termasuk beberapa jumlah perguruan tinggi di Kota Sukabumi yang telah melakukan komersial inovasi. Termasuk banyaknya inovasi dari SKPD yang mendongkrak naiknya nilai IDSD,” ucapnya.

Menurutnya,hasil pengukuran IDSD bukan merupakan angka mutlak dalam mengukur keberhasilan ekonomi suatu daerah. Namun, angka tersebut dapat memberi gambaran atas kinerja ekonomi, persepsi iklim bisnis, dinamika usaha, kapasitas infrastruktur, kinerja pemerintah, dan kinerja investasi yang dilakukan semua pihak termasuk swasta.

“Makanya, kami terus mengevaluasi untuk perubahan. Seperti yang dulunya belum ada payung hukum, telah kita lengkapi. Termasuk kelengkapan yang ada di perbankan kita lengkapi,” ungkapnya.

Pasalnya, hasil pengukuran IDSD juga dapat dijadikan rujukan bagi Pemkot Sukabumi dalam membuat kebijakan yang lebih tepat. Selain itu bisa mendorong sinergi program antar sektor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan evaluasi IDSD yang kami lakukan beberapa waktu lalu sebagai upaya peningkatan di segala bidang terkait dengan daya saing daerah Kota Sukabumi,” pungkasnya.

Bagikan: