KKN dan PPK Berkontribusi Terhadap Pembangunan Kabupaten Sukabumi

KESATUCO. Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono melepas sebanyak 145 peserta Kuliah Kerja Nyata atau KKN dan Praktik Profesi Keguruan atau PPK Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kharisma Cicurug, Ahad (26/1/2020).

Adjo mengapresiasi pelaksanaan KKN dan PPK yang dilaksanakan kampus yang berlokasi Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Bahkan menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berterima kasih terhadap perguruan tinggi, terutama STAI Kharisma.

Pasalnya, perguruan tinggi turut berkontribusi dalam membangun Kabupaten Sukabumi. “Kami berterimakasih kepada STAI Kharisma yang berperan aktif membangung bidang pendidikan. Terutama, berkiprah di Sukabumi dalam mewujudkan masyarakat yang religius,” ujarnya, di lokasi.

Baca Juga:  Berantas Narkoba, BNNK Sukabumi Libatkan STH Pasundan

H. Adjo Sardjono menyebutkan kegiatan KKN dan PPK banyak manfaatnya. Baik bagi mahasiswa maupun masyarakat. “Mahasiswa dapat menggali dan mempraktekan ilmu yang didapat di bangku kuliah. Selain itu, ikut membantu masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam membangun lingkungannya,” ucapnya

Dalam kegiatan yang dilanjutkan dengan melepas Tadabur Alam STAI Kharisma Summit Ke V 2020 ini, Adjo juga mengapresiasi kegiatan yang digagas Dewan Mahasiswa (Dema) STAI Kharisma.

Baca Juga:  Berantas Narkoba, BNNK Sukabumi Libatkan STH Pasundan

Kegiatan tersebut dapat melatih para pelajar berjiwa gotongroyong. Termasuk bekerjasama meningkatkan kepedulain kepada masyarakat.

“Mereka juga belajar jadi pemimpin. Jadi saat menerima estafet kepemimpinan, siap menjadi manusia unggul. Selain itu, berkompetensi dan daya saing tinggi. Sehingga Indonesia menjadi lebih maju,” ungkapnya.

Ketua STAI Kharisma Ujang Saepuloh mengatakan, KKN dan PPK merupakan implementasi dari tridarma perguruan tinggi. Dalam hal ini pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga:  Berantas Narkoba, BNNK Sukabumi Libatkan STH Pasundan

“KKN ialah pengabdian masyarakat dalam rangka membantu pembangunan Kabupaten Sukabumi. Terjun ke masyarakat membantu pembangunn dalam bidang agama, pemerintahan, dan sosial masyarakat,” katanya.

KKN dan PPK yang dilaksanakan STAI Kharisma tersebut direncanakan berlangsung selama 30 hari.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Kecamatan Kadudampit, Cicantayan, Parungkuda, Cidahu, Parakansalak, Kabandungan. Mereka dibagi menjadi 14 kelompok. Yang terbagi menjadi tujuh kelompok KKN, dan tujuh PPK.(her/add)

Bagikan: