Kembangkan Ekonomi Pesantren, BI Dukung AMDK Ponpes Muqimus Sunnah

KESATUCO. Bank Indonesia berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya dengan mengembangkan ekonomi pesantren.

Termasuk juga pengembangan produk halal Indonesia agar mampu menembus pasar ekspor dan masuk ke dalam Global Halal Value Chain (GHVC).

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Bapak Erwin Rijanto meresmikan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang pembangunannya diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan.

Yakni, berupa pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK) di Pondok Pesantren (Ponpes) Muqimus Sunnah, Kamis (13/2/2020).

Salah satu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan adalah pemberdayaan ekonomi pesantren.

Baca Juga:  LIPI Desak Keterlibatan Koperasi Secara Sentral dalam PEN

Di mana pesantren memiliki peranan sebagai lembaga keagamaan, pendidikan, dan sosial yang paling dekat dengan masyarakat.

Selain itu, potensi unik pesantren yaitu memiliki keunggulan dan kemandirian dalam pemberdayaan ekonomi.

Pada 2019, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan telah memberikan bantuan mesin pengolahan air minum kepada Ponpes Muqimus Sunnah.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi bagi santri maupun pengurus di ponpes tersebut.

Sampai dengan saat ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan telah turut mengembangkan dua pondok pesantren
melalui program pengembangan UMKM syariah.

Baca Juga:  LIPI Desak Keterlibatan Koperasi Secara Sentral dalam PEN
Bentuk Pengembangan Berupa Bimbingan dan Bantuan

Bentuk pengembangan berupa bimbingan teknis, pendampingan, bantuan sarana dan prasarana, maupun studi banding.

Erwin menjelaskan, ke depan pihaknya akan terus berupaya mendukung pengembangan pesantren. Sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitarnya.

“Kedatangan kami adalah untuk menggenapi kerjasama yang sudah berjalan, khususnya dari sisi peningkatan aktivitas usaha syariah,”. ujarnya

Sebagai tindakan nyata dari upaya pengembangan ekonomi pesantren, dengan mempersembahkan bantuan berupa instalasi pengolahan air minum dan mesin cup sealer bagi Ponpes Muqimus Sunnah,” katanya.

Baca Juga:  LIPI Desak Keterlibatan Koperasi Secara Sentral dalam PEN

“Pesantren dapat meningkatkan skala usaha dengan kualitas yang lebih baik terstandarisasi. Sehingga memiliki nilai jual yang tinggi dan dapat membantu pengembangan pemberdayaan ekonomi pesantren. Juga sebagai simbol semangat kepedulian terhadap upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, ” ujarnya.

Erwin juga berpesan, agar program ini tidak hanya berhenti sampai di sini, namun agar terus dipantau perkembangannya. Sehingga, apabila terdapat hambatan dapat diselesaikan bersama.

“Kami berharap pengalaman yang diperoleh dapat dibagikan kepada pihak lainnya, agar kemajuan yang diraih bisa dirasakan oleh lebih banyak pihak.(sil/add)

Bagikan: