Kasus Covid 19 Meningkat, Kota Sukabumi Masuk Zona Merah

KESATUCO. Kota Sukabumi masuk zona merah peta resiko Covid 19. Hal itu akibat peningkatan kasus positif, jumlah kematian, dan ketersediaan tempat tidur pasien Covid 19.

“Kota Sukabumi masuk zona kritis. Sebab, beberapa kondisi kasus meningkat. Bahkan positif rate mencapai 51 persen. Sekarang, rumah sakit pun penuh,” ujar Juru Bicara satgas penanganan covid 19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana, Selasa (6/7/2021).

Menurutnya, peningkatan kasus positif Covid 19 sekitar 120 persen dalam kurun waktu satu bulan. Hal itu termasuk kasus kematian akibat Covid 19 yang ikut meningkat.

“Dibandingkan dengan Mei yang kasus positif Covid 19 sekitar 430an, Juni meningkat hingga 1055. Termasuk kasus kematian yang meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Sebagian besar yang meninggal akibat Covid 19 ialah lansia dengan komorbid jantung dan diabetes,” ucapnya.

Menurutnya, kluster keluarga dan perkantoran menjadi penyumbang terbanyak positif covid 19. Ditambah, orang yang positif Covid 19 saat ini tidak selalu bergejala khas.

“Jadi tidak selalu bergejala khas seperti batuk, pilek, atau anosmia. Sehingga, masyarakat banyak yang tak merasa bergejala Covid 19 terus beraktifitas,” ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak masyarakat lebih banyak beraktiitas di rumah. Apalagi selama pelaksaana PPKM darurat ini.

“Pemda tidak bisa menyelesaiakan permasalah Covid 19 ini sendiri, harus bersama masyarakat. Jadi, mari lebih banyak beraktiitas di rumah. Kalau di luar rumah, resiko penularannya tinggi,” pungkasnya.

Bagikan: