Kapolres Tasikmalaya Kota Borong Kerupuk saat Patroli PPKM, Ada Apa?

KESATUCO. Aksi simpatik dilakukan oleh jajaran Polres Tasikmalaya Kota pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Adalah Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan yang memborong dagangan seorang pedagang kerupuk.

Aksi simpatik ini terjadi saat Kapolres beserta jajarannya patroli di kawasan Jalan Mitra Batik, Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya Jawa Barat, Sabtu (24/7/2021) malam.

Saat itu, Kapolres melihat pedagang kerupuk tradisional berbahan baku tepung kanji berwarna merah putih tampak tertidur di trotoar. Di sampingnya tampak anaknya yang juga tertidur.

Perwira berpangkat melati dua ini langsung turun dari mobilnya dan menghampiri ayah dan anak perempuannya tersebut yang terlelap dan terlihat sangat kelelahan.

Baca Juga:  Ini 16 Hari Libur Nasional di Tahun 2022 Yang Disepakati Pemerintah

Kapolres pun duduk di samping pria paruh baya yang membawa anaknya itu, sesekali membisik secara perlahan berupaya membangunkan. Dirinya hendak menanyakan alasan kenapa sampai tertidur di trotoar.

Kapolres membangunkan pedagang kerupuk itu dengan perlahan. Meski pelan, pedagang tersebut tampak terkaget saat bangun dari tidurnya. Bagaimana tidak, yang membangunkan adalah seorang perwira polisi.

Asal Ciamis

Namun dengan senyum khasnya, Kapolres menyapa pedagang tersebut seraya menanyakan harga jual kerupuk tradisional itu. Maka transaksi pun terjadi. Tak tanggung-tanggung, Kapolres memborong seluruh kerupuk itu.

Baca Juga:  Polres Indramayu Sita 213.700 Tablet Obat Keras Ilegal dari Bandar Besar

“Kami sempat berbincang sebentar. Ternyata bapak bersama anaknya itu asal Kabupaten Ciamis. Setiap hari berdagang kerupuk tradisional, sangsara nama kerupuknya, keliling di Kota Tasikmalaya,” kata Doni kepada wartawan, Ahad (25/7/2021).

Disebutkan Kapolres, pedagang kerupuk itu tertidur lelap bersama anaknya karena kelelahan usai menjajakan barang daganganya sambil berjalan kaki.

“Karena sudah lewat tengah malam dan menjelang subuh, saya borong dagangannya. Saya kasih ongkos juga untuk pulang ke Ciamis,” ucapnya.

Baca Juga:  Puspomal Gelar Vaksinasi dan Bagikan Sembako Bagi Masyarakat di Purwakarta

Pria paruh baya itu pun langsung membangunkan anak perempuannya yang masih terlelap di sampingnya. Keduanya pun pulang menaiki bus yang melintas ke wilayah Ciamis dari Tasikmalaya. “Diarahkan kembali ke rumahnya karena sudah mau subuh,” ujarnya.

Seperti diketahui, aturan PPKM level 4 mewajibkan seluruh pedagang tutup pada pukul 20.00 WIB. Tetapi kenyataannya, masih ada pedagang seperti tukang kerupuk masih berjualan. (Andri/Red1)

Bagikan: