Kang Huda: PKB Jadwalkan Muscab Serentak Sebelum Ramadan

KESATUCO. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Jawa Barat, Syaiful Huda memastikan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB pada 27 kabupaten dan kota akan digelar secara serentak sebelum bulan puasa tahun ini.

“Dalam waktu bersamaan, yaitu penataan dan penyeragaman periodesasi. Judulnya, muscab serentak seluruh Indonesia dalam waktu bersamaan. Agendanya, sebelum ramadan yah. Sebelumnya, sudah digelar muswil serentak seluruh Indonesia,” kata Kang Huda, disela agenda Expo, Seminar dan Workshop UMKM Kabupaten Purwakarta di Komplek Al-Irfan, Ciganea, Senin, 22 Februari 2021.

Baca Juga:  Mahfud Sebut KLB Demokrat Masalah Internal Partai

Menurut Kang Huda, pada tahun 2021 ini PKB akan restrukturisasi atau penataan kepengurusan dari semua tingkatan hingga badan otonom dan lembaga di lingkungan PKB.

Ketua Komisi X DPR RI itu, menjelaskan soal teknis pelaksanaan Muscab yang akan digelar mendatang mengacu pada hasil Muktamar PKB di Bali tahun 2019. Muscab diawali pra Muscab.

“Muscab tetap berjalan didalam AD-ART hasil keputusan muktamar dalam masa transisi penataan struktur dan penyeragaman periodesasi. DPP berhak dalam transisi ini untuk menunjuk memilih mengangkat tapi tetap dalam kebersamaan sesuai apa yang menjadi aspirasi PAC. Tidak ada voting,” ujarnya.

Baca Juga:  Ini Sejumlah Keputusan Rapimnas I Partai Golkar

Kata Kang Huda, DPW dan DPP sudah melakukan monitoring dan eavalusi dengan hampir 300 pertanyaan sebagai indikator siapa nanti yang akan memimpin DPC.

“Sesuai jalur, dari situ kita simpulkan, mana yang dipertahankan dan mana yang tidak. Masih bebasis pada objektif politiknya,” katanya.

Teknisnya, DPC PKB di masing-masing Kabupaten dan kota diberi kewenangan untuk melakulan musyawarah mufakat bersama PAC untuk mengusulkan nama kepada DPP.

Baca Juga:  Kongres Luar Biasa Demokrat Tetapkan Moeldoko Ketua Umum Periode 2021-2026

“Maksimal 5 nama dari setiap DPC yang diusulkan ke DPP,” tuturnya.

Lima nama yang diusulkan DPC ke DPP merupakan formasi Pengurus Harian (PH) kemudian pada saat muscab hanya tinggal pengukuhan. Ia juga menuturkan bahwa penentuan pucuk pimpinan di PKB cukup berbeda dengan dulu sebelum muktamar.

“Jika dulu melalui pemilihan tetapi sekarang melalui musyawarah mufakat,” demikian Kang Huda. (Red)

Bagikan: