Kakek Tono di Bandung Ngaku Penghasilan Rp 2 Ribu Per Hari, Tapi Rumahnya Tiga Lantai

KESATUCO. Sebuah video viral di media sosial. Video itu menampilkan seorang kakek bernama Tono mengaku memiliki penghasilan RP 1500-2000 perhari. Kadang, dia tidak makan.

Tampak di video, kakek Tono berpakaian lusuh membawa karung berisi rongsokan. Belakangan diketahui, kakek Tono tinggal di Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Banyak warga yang bertemu dengannya merasa iba dan seringkali dia menerima bantuan dari mereka yang iba. Belakangan, fakta terungkap.

Baca Juga:  Minimarket di Ujungberung Dijebol Maling, 30 Slip Rokok Diembat

Dia tinggal di sebuah rumah dengan tiga lantai namun belum rampung dibangun. Kepala Desa Pangaubam, Enep Rusna, mengatakan keluarga Tono menutup diri karena malu dengan pengakuan Tono tersebut.

“Saya dengan¬† Tono satu RT, satu RW dan kebetulan saya sebagai kepala desanya. Soal pengakuannya di video, itu jauh dari kenyataanya,” ujar Enep.

Baca Juga:  Anak Sekda Karawang Negatif Konsumsi Sabu, Akan Dicek Darah dan Rambut

Enep mengaku pengakuan kakek Tono di video yang viral tidak masuk akal.

“Dia bilang yang ngasih ada yang Rp 15 ribu- Rp 20 ribu, terus kalau dia jual dus sepuluh kilo saja sudah Rp 20 ribu. Jauh dari kenyataan (pengakuan) pendapatamnya,” kata Enep.

Enep memaparkan, dari segi rumahnya juga, tidak mengada-ngada bisa terlihat.

“Itu lebih dari cukup, bikin rumah tiga lantai, dengan penghasilan segitu masa bisa, kenapa saya saja tidak bisa,” ujarnya, sambil tersenyum.

Baca Juga:  Penuhi Protokol Kesehatan, Stadion GBLA Sudah Bisa Digunakan

Kata dia, sebenarnya kebutuhan makan Tono sudah dipenuhi anak-anaknya yang sudah dewasa dan sudah bekerja.

“Tapi kalau bilang dia tidak makan, tetanggajuga geram, merasa dipermalukan oleh beliau. Kan dosa kalau ada orang atau tetangga yang sampai gak makan,” ucapnya.

Bagikan:
Left Menu Icon