Kabar Baik, Dua PDP di Kota Sukabumi Negatif Covid-19

KESATUCO. Juru Bicara Media Center Informasi Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana menyatakan pasien pasangan suami istri statusnya PDP negatif covid-19.
“Saat ini keduadirawat di RSUD R Syamsudin SH. Hasil dari laboratorium menyatakan bahwa pasien suami istri yang terkait dengan pasien konfirmasi positif corona dari Dubai dinyatakan negatif,” kata Wahyu Handirana, Kamis (26/3/2020).
Dengan hasil tersebut, telah dikonfirmasi bahwa sudah ada 2 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Sukabumi yang dinyatakan sembuh atau negatif dari corona.
“Pasutri ini jelasnya sembuh dari terpaparnya Covid-19. Kedepannya semoga yang lain juga negatif” ujarnya.
Hasil update sore ini, Media Center Covid-19 Kota Sukabumi juga menkonfirmasi saat ini pasien yang masih dalam pengawasan berkurang. “Untuk PDP awalnya 12 menjadi 10. Sedangkan ODP ada 50 orang”.

Sementara itu, satu orang PDP di Kabupaten Sukabumi meninggal. Terkait hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menegaskan, PDP tersebut negatif COVID-19.

“Meninggalnya akibat peradangan pada selaput otak (meningitis). Ini sesuai hasil tes dari Puslitbang Kementerian Kesehatan. PDP ini dinyatakan negatif COVID-19,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid, Kamis (26/3/2020)

Maka dari itu, sambungnya, jumlah PDP di Kabupaten Sukabumi saat ini berjumlah 11 orang. Hal tersebut berbeda dengan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 184 orang.
“ODP yang baru ini merupakan orang yang kontak langsung dengan PDP. Hal itu termasuk orang yang sudah melakukan perjalanan ke daerah terpapar (zona merah),” ucapnya.
Meskipun begitu, kata dia, kondisi pasien positif COVID-19 membaik, juga termasuk PDP lainnya. “Kondisi terkini pasien positif COVID-19 dan PDP membaik,” katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi meminta masyarakat untuk melapor ke pusat kesehatan terdekat.Terutama bagi orang-orang yang datang dari daerah terpapar covid 19.

“Kalau mereka datang dari lokasi terpapar virus COVID-19, agar segera melapor ke pusat kesehatan terdekat,” ujarnya.

Bagikan:
Left Menu Icon