Jika Munas Golkar Aklamasi, Ricky: Airlangga Hoki

KESATUCO. Kemajuan Partai Golkar tidak terlepas dari peran penting Airlangga Hartarto sebagai ketua umum. Kemampuannya sudah terlihat saat ia didapuk sebagai ketua umum secara aklamasi pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Beringin ini menggantikan Setya Novanto.

Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Ricky Rachmadi menceritakan, pertarungan antarkandidat calon ketua umum (caketum) Partai Golkar di setiap munas dalam meraih suara selalu berjalan sengit.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Kalung Anti Corona Harus Berlisensi Medis karena Gunakan Uang Negara

Seperti terjadi saat pencalonan ketum Surya Paloh dan Abu Rizal Bakrie pada Munas VIII di Riau. Dua tokoh besar Partai Golkar ini punya kans besar untuk menang. “Munas saat itu sangat berat,” kata Ricky.

Baca Juga:  Uu Ruzhanul Minta Tempat Ibadah Perhatikan Protokol Kesehatan

Dan Ical, sapaan akrab Abu Rizal Bakrie, berhasil menang dengan selisih perolehan suara sedikit. Paloh memperoleh 240 suara, selisih 56 suara dari Ical mengantongi 296 suara.

Begitu pun saat Munas IX di Bali. Airlangga pada pencalonannya sempat kalah. Setya Novanto (Setnov) berhasil mengalahkan kandidat kuat lain seperti Ade Komarudin, Airlangga, dan lainnya.

Baca Juga:  Sakit Hati, Pria di Tasikmalaya ini Bakar Tiga Mobil dan Akhirnya Ditangkap

Namun di pertengahan jalan, Golkar mengadakan Munaslub untuk menggantikan Setnov. Airlangga pun terpilih secara aklamasi.

“Jika Airlangga pada munas ini kembali terpilih secara aklamasi, ia betul-betul hoki,” katanya. Mengingat pertarungan di Munas selalu berjalan sengit.(and/add)

Bagikan:
Left Menu Icon