Jamin Keamanan Masyarakat, Wali Kota Sukabumi Bakal Bentuk Timsus

KESATUCO. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi prihatin atas terjadinya peristiwa kebrutalan yang dilakukan kelompok berandalan di wilayahnya. Terlebih, peristiwa yang terjadi pada Selasa (4/2/2020) dini hari itu, mengakibatkan dua orang terluka.

“Kami pemerintah Kota Sukabumi sangat prihatin atas terjadinya musibah tersebut. Tentunya ini tugas kita bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat,” ujar Wali Kota saat ditemui Kesatu.co, Kamis (6/2/2020).

Selain dari pada itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membiasakan keluar malam. Kecuali, ada keperluan yang sifatnya mendesak.

“Bagi masyarakat yang tidak ada kepentingan yang sifatnya mendesak jangan keluar malam, di rumah saja. Kalau pun butuh makanan sekarang bisa dengan go food saja,” katanya mengimbau.

Untuk menjamin meningkatkan rasa keamanan dan kenyamanan masyarakat, pihaknya akan membentuk tim khusus (timsus) bekerjasama dengan pihak aparat keamanan.

“Kita segera akan bentuk tim khusus atau timsus. Saat ini masih dalam pembahasan bersama Polres Sukabumi Kota,” ucapnya.

Perlu Adanya Komitmen Bersama

Dirinya pun menambahkan, perlu adanya komitmen bersama dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat. “Keamanan dan kenyamanan tak hanya menjadi kewajiban pemkot, kepolisian dan TNI saja, melainkan semua pihak,” ujarnya.

Fahmi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuat postingan di media sosial yang bersifat provokatif, sehingga dapat merugikan. “Ini dapat mengakibatkan adanya gerakan massa yang berpotensi terjadi gesekan,” ucapnya.

Tak hanya itu, Fahmi juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk selalu membina dan berkoordinasi terkait adanya seseorang yang diduga ikut aktivitas dalam geng motor.

“Bila di lingkungannya ada yang diduga ikut geng motor, segera tangani atau laporkan,” ucapnya.

Dua Orang Menjadi Korban Pembacokan

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda bernama Berlian Nata Sindu (21), menjadi korban keberingasan gerombolan bermotor, Selasa (5/2/2020) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Benteng, Kampung Babakansirna, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Saksi, Wisnu (23), mengungkapkan, saat kejadian, dirinya bersama korban dan tiga orang rekan lainnya sedang berkumpul di salah satu rumah temannya.

Tiba-tiba, Ia dan rekannya ini kedatangan dua orang tidak dikenal dengan mengacungkan senjata tajam jenis golok dan celurit. Reflek melihat situasi tersebut, saat itu sempat dilakukan perlawan hingga para pelaku lari menuju jalan raya yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.

“Lokasi kita kan di dalam gang. Kita kejar mereka sampai keluar, tapi saat di jalan raya sudah ada teman pelaku. Yang saya liat ada empat motor berboncengan,” terang Wisnu di RSUD R Syamsudin SH, Selasa (4/2/2020).

Dirasa kalah jumlah dan tidak sebanding, ia dan rekannya lari kembali ke dalam gang. Namun tidak diduga, rekannya bernama Berlian mengalami nasib nahas lantaran terkena luka bacokan senjata tajam.

“Setelah itu mereka lari dan kita bawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan. Selain Berlian, ada teman lainnya yang juga terkena bacokan, tapi tidak separah Berlian. Dia hanya terkena luka di bagian lengannya,” ucapnya.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo, mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jika gerombolan pelaku berasal dari kelompok bermotor.

“Terkait kejadian penganiyaan yang di Warudoyong. Kita sudah lakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun kita juga belum bisa memastikan dari kelompok mananya,” kata Kapolres kepada awak media, Selasa (4/2/2020).(Her/Add)

Bagikan:
Left Menu Icon