Jalan Bandung – Garut di Terendam Banjir, Motor Banyak yang Mogok

KESATUCO. Jalan Raya Bandung – Garut tepatnya di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung yang berbatasan dengan Kabupaten Sumedang, terendam banjir bersamaan dengan hujan yang mengguyur kawasan tersebut, Kamis (23/1/2020) sore hingga tengah malam.

Pantauan Kesatu, rendaman air pusatnya di sekitar pabrik tekstil PT Kahatex. Tinggi air sekira 50 cm hingga 70 cm. Air keluar dari sejumlah saluran air di sekitar jalan yang meluap dan membanjiri jalan nasional Bandung-Garut itu..

Baca Juga:  Peduli Korban Banjir Bandang, WOM Finance Salurkan Berbagai Bantuan

Akibat rendaman air, kemacetan dari arah Cileunyi maupun dari arah Garut tak terhindarkan. Polisi bersama warga berjibaku mengatur lalu lintas. Meski begitu, kemacetan tetap terjadi.

Tidak hanya itu, tak terhitung kendaraan roda dua yang menerjang banjir mesinnya mati. Pengendaranya terpaksa mendorong sepeda motor melewati genangan air.

Selain itu, sejumlah kendaraan roda empat juga tak luput dari mesin mati. Warga sekitar membantu mendorong mobil supaya melewati genangan air. Informasi yang dihimpun, air mulai membanjiri jalan nasional itu sejak pukul 21.00.

Baca Juga:  Setelah Ngaco, Anies Disebut Ngawur dan Kejam

“Saya mau pulang ke Garut. Saya kira lewat sini tidak banjir. Saya coba paksakan lewati banjir, mesin motornya malah mati. Terpaksa saya dorong sampai ke jalan yang tidak banjir,” ujar Soleh (46), pengendara roda dua.

Tidak hanya mereka yang hendak mengarah ke Garut, pengendara menuju arah Bandung mengalami nasib yang sama. Tak terkecuali pengendara mobil.

Baca Juga:  Setelah Ngaco, Anies Disebut Ngawur dan Kejam

“Mobil saya kan kecil, tadi banjirnya dalam sekali, mungkin mesin sama knalpot kerendam jadi mesin mati. Terpaksa didorong,” ujar Deni Siregar (36), warga Ciumbuleuit yang sedang mengarah ke Gerbang Tol Cileunyi.

Hingga lewat pukul 00.00, rendaman air masih ‎terlihat di kawasan langganan banjir tersebut. Hujan masih turun cukup deras. Antrian kendaraan terlihat masih mengular dari kedua arah.

Bagikan: