Jaga Zona Hijau COVID-19, Pemkab Cianjur Berlakukan Isolasi Lokal

KESATUCO. Pemkab Cianjur, Jawa Barat menerapkan isolasi lokal untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di wilayahnya.

Akses dari luar kota menuju Cianjur ditutup, dan warga Cianjur yang kembali dari zona merah, seperti DKI Jakarta, Depok, dan Bogor akan dikarantina.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, kebijakan untuk isolasi lokal itu diambil lantaran Cianjur saat ini masih menjadi zona hijau untuk temuan kasus Virus Korona.

Meskipun ada beberapa orang menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan seratusan orang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), hingga saat ini belum ada pasien positif COVID-19.

Baca Juga:  Ini Pesan Ketua KPU Kota Depok saat Bimtek kepada PPK

“Cianjur sudah hijau, dan diharapkan terus hijau. Makanya perlu ada isolasi lokal untuk mencegah Korona masuk ke Cianjur,” kata Herman, kepada wartawan, Ahad (29/3/2020) malam.

Menurutnya, isolasi lokal yang diterapkan berbeda dengan lockdown, sebab kebijakan lockdown hanya dikeluarkan oleh pemerintah  pusat.

Dalam penerapan isolasi lokal, kendaraan dan warga dari luar kota menuju Cianjur akan dibatasi. Jika memang bukan warga Cianjur akan diarahkan untuk kembali ke daerahnya.

Baca Juga:  Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Tinggi, Fogging akan Digratiskan

Sedangkan jika memang warga Cianjur yang baru pulang, akan dicek kesehatannya secara intensif. Bahkan jika memang yang masuk tersebut bekerja di luar daerah terutama di kota yang masuk zona merah, sementara akan dikarantina atau isolasi mandiri.

“Intinya lebih ke arah menutup akses dari luar daerah agar Cianjur tetap aman. Jika memang warga Cianjur akan dipantau ketat dan diisolasi selama masa inkubasi 14 hari. Tapi diharapkan yang sedang di luar kota tetap di rumah, tidak mudik dulu,” kata Herman.

Baca Juga:  Deteksi Penyalahguna Narkoba, Lapas Kelas II B Purwakarta Tes Urine Pegawai dan Napi

Menurutnya,  Pemkab bersama Forkopimda terus menggodok Standar Operasional Prosedur (SOP) secara detail terkait pelaksanaan isolasi lokal.

“Jadi ketika dilaksanakan sudah matang. Kita bahas SOP-nya. Pemkab menerapkan ini hanya untuk menjaga agar Cianjur tetap jadi zona hijau dan warga terhindar dari paparan COVID-19,” pungkasnya.(Angga/Dede) 

Bagikan:
Left Menu Icon