Jabar Torehkan Prestasi di Bidang Pengembangan Kompetensi ASN

KESATUCO. Pemprov Jabar menorehkan prestasi di bidang pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara atau ASN. Ini menjadi spesial karena raihan itu didapat di tengah masa pandemi COVID-19.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jabar mendapatkan Akreditasi A untuk semua program pelatihan manajerial berdasarkan penilaian Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia (RI).

Pertama adalah Program Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tk.II (PKN). Kedua, Program Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA). Kemudian, Program Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP). Ketiga, Program Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar).

Kepala BPSDM Provinsi Jabar Dicky Saromi mengatakan, reformasi birokrasi tidak hanya terletak pada aspek kelembagaan (organisasi) dan ketatalaksanaan.

Baca Juga:  Gerbang Mapolresta Tasikmalaya Ditabrak Pria Tak Dikenal

“Tetapi juga mencakup perubahan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur. Proses perubahan ini menuntut adanya pembaruan mindset, cultural set, dan sistem manajemen pemerintahan yang dapat menopang reformasi birokrasi,” kata Dicky melalui rilisnya, Kamis (6/8/2020).

Dicky menyatakan, pembaruan mindset dapat didapatkan melalui program pendidikan dan pelatihan yang berkualitas. Pendidikan dan pelatihan berkualitas terlihat dari pengakuan terhadap kelayakan lembaga penyelenggara diklat.

“Kualitas penyelenggaraan juga menjadi tolak ukur kinerja BPSDM Jabar dalam peningkatan kompetensi ASN,” ucapnya.

Peningkatan Kualitas

BPSDM Provinsi Jabar konsisten memperbaiki kualitas untuk semua unsur, baik lembaga diklat maupun program diklat dan pengelolaan program diklat.

Baca Juga:  Oktober-November Musim Pancaroba, Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

Dicky mengatakan, tenaga pengajar di BPSDM Provinsi Jabar mengalami peningkatan kuantitas yang cukup signifikan. Hal ini berdampak baik terhadap peningkatan kompetensi SDM Aparatur karena jenis kompetensi yang ditawarkan semakin beragam.

Selain itu, kata Dicky, BPSDM Provinsi Jabar intens memfasilitasi publikasi karya tulis ilmiah Widyaiswara dan ASN Jabar via e-jurnal BPSDM yang terakreditasi SINTA (Science and Technology Index).

“Kami juga aktif menggunakan Learning Manajemen System (LMS) berbasis e-learning dalam proses pembelajaran. Di tengah pandemi COVID-19, LMS berbasis e-learning secara efektif dan efisien dapat mendukung keberlanjutan program diklat yang sedang dan akan berjalan,” katanya.

Baca Juga:  Terjerat Pinjaman¬†Online, Kepala Mininarket di Tasikmalaya Nekat Bobol Brankas

Dicky melaporkan, BPSDM Jabar sudah memiliki sertifikasi Akreditasi A sebagai Lembaga Pengadaan Barang Jasa (LPPBJ) dan Diklat Kesejahteraan Sosial, serta bersertifikat ISO 9001-2015.

“Kemudian, kami mendapatkan penghargaan ‘Learning Center for the Fourth Industrial Revolution’ sebagai Lembaga Pelatihan Berprestasi pada 2019,” ucapnya.

Dicky mengatakan, Akreditasi A dari LAN RI pada 2020 dan sederet prestasi yang telah diraih, tidak akan membuat BPSDM Provinsi Jabar berdiam diri. Menurut ia, BPSDM Provinsi Jabar akan terus berinovasi.

“Prestasi ini menjadi kado ulang tahun bagi Jawa Barat yang ke 75 Tahun pada 19 Agustus mendatang,” kata Dicky. (Red)

Bagikan: