Investasi di Jabar Bangkit meski di Tengah Pandemi

KESATUCO. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan investasi di Jabar bangkit meski di tengah pandemi. Salah satunya ditandai dengan groundbreaking pembangunan pabrik PT Meiloon Technology Indonesia di Taifa Industrial Estate, Kabupaten Subang, Selasa (21/7/2020) lalu.

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan, pembangunan pabrik tersebut menjadi momentum kebangkitan perekonomian Jabar, khususnya di bidang investasi, di tengah pandemi COVID-19.

“Ini menunjukkan bahwa optimisme dan rasa percaya investor kepada Jawa Barat itu sangat tinggi. Karena itu, kepada investor-investor lain, silahkan ikuti jejak langkah PT Meiloon Technology ini. segera datang ke Jawa Barat, ke Kabupaten Subang khususnya,” ujarnya lewat rilisnya, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga:  Pemkot Bandung Mulai Terapkan Sanksi Bagi Warga Tak Pakai Masker

Iklim investasi yang baik, kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, dan infrastruktur yang akseptabel membuat Jabar menjadi destinasi menarik bagi investor. Selain itu, kata Kang Emil, pihaknya menjamin kemudahan perizinan.

Baca Juga:  Lagi, Polres Sukabumi Kota Ringkus 2 Pengedar Narkoba

“Kita akan fasilitasi secara maksimal dari pusat sampai ke daerah. COVID-19 ini terus kami lawan, tapi ekonomi juga terus kami buka (secara bertahap),” katanya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar. Menurut ia, percepatan perizinan yang dilakukan secara kolaboratif dapat menarik investor.

“Investasi ini izinnya diselesaikan dalam waktu satu bulan. Ini adalah contoh konkret di mana kolaborasi antara Pemda Kabupaten, provinsi, dan pusat ini tidak bertele-tele. Ini contoh untuk disampaikan ke publik bahwa Indonesia sekarang sudah berubah dalam menarik investor,” ujarnya.

Baca Juga:  Perlunya Intervensi Pemerintah demi Selamatkan Dunia Usaha

Investasi PT Meiloon Technology Indonesia sendiri menyerap sekitar 3.000 hingga 4.000 tenaga kerja dari Kabupaten Subang. Karena itu tak berlebihan bila disebutkan investasi di Jabar bangkit meski di tengah pandemi COVID-19. (Red)

Bagikan:
Left Menu Icon