Intensifkan Vaksin COVID-19, Polsek Cisayong Jemput Warga

KESATUCO. Sejumlah warga di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dijemput polisi untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. Upaya jemput bola ini untuk mempercepat target vaksinasi.

Salah satunya seperti yang ditunjukkan jajaran Kepolisian Polsek Cisayong, Polres Tasikmalaya Kota. Di mana para personelnya dengan sukarela melakukan antar jemput bagi warga yang hendak divaksin

Dengan menggunakan mobil dinas, para petugas membawa warga untuk mengikuti vaksinasi gratis yang digelar Polres Tasikmalaya Kota bekerjasama dengan Kodim 0612/Tasikmalaya dan Dinas Kesehatan, Senin (14/6/2021).

Baca Juga:  Kapolres Tasikmalaya Kota Borong Kerupuk saat Patroli PPKM, Ada Apa?

Petugas harus mendatangi rumah-rumah warga, agar warga terutama para lansia, bersedia untuk disuntik vaksin.

Awalnya, sebagian warga menolak dan takut disuntik vaksin. Namun, sesudah dibujuk dan diberikan penjelasan oleh petugas, akhirnya warga pun bersedia. Bahkan, polisi pun memberikan hadiah berupa sembako.

Kapolsek Cisayong AKP Ajat Sudarajat mengatakan, aksi jemput bola dilakukan sebagai upaya akselerasi proses vaksinasi warga. Ini juga dukungan kepada pemerintah yang terus berusaha menekan penyebaran COVID-19. Terlebih, saat ini kasusnya mulai melonjak.

Baca Juga:  Kapolres Tasikmalaya Kota Borong Kerupuk saat Patroli PPKM, Ada Apa?

“Ini adalah salah satu bukti kepedulian kami kepada warga. Kami datangi rumah warga, menjemputnya, dan bahkan memberikan sembako pada warga yang hendak di vaksin,” kata Ajat.

Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi di halaman Mapolres Tasikmalaya Kota berlangsung lancar. Antrean warga diatur sedemikian rupa untuk menghindari kerumunan.

Terpisah, Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan mengatakan, hari pertama, pihaknya telah mendata 1.200 orang warga yang akan divaksin. Jumlah ini melebihi target sebanyak 1.000 orang.

Baca Juga:  Kapolres Tasikmalaya Kota Borong Kerupuk saat Patroli PPKM, Ada Apa?

“Melalui program vaksinasi tersebut, lansia diprioritaskan. Ini lantaran di Kota Tasikmalaya masih minim penyuntikan vaksin terhadap lansia,” ucap Doni.

Diharapkan, dengan adanya program vaksinasi gratis ini kekebalan tubuh masyarakat bisa meningkat, mengingat saat ini terjadi peningkatan kasus penyebaran COVID-19 di Tasikmalaya.

“Secara keseluruhan kami targetkan ada 2.000 warga Tasikmalaya mengikuti program vaksinasi massal tersebut,” ujarnya. (Andri/Red1)

Bagikan: