Inspektorat Purwakarta Selidiki Dugaan Korupsi Jual Tanah Makam

KESATUCO. Inspektorat Kabupaten Purwakarta hingga saat ini masih terus melakukan pemeriksaan kasus dugaan penjualan tanah makam umum oleh aparat Desa Kepala Desa Campakasari Kecamatan Campaka, Purwakarta.

Inspektorat Pembantu (Irban) IV Inspektorat Purwakarta, Teddy Iskandar, mengatakan, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap aparatur pemerintahan desa setempat. Hal itu dilakukan dalam menindak lanjut apa yang sudah di ekspose sebelumnya oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Purwakarta.

“Pengawasan sudah mulai berjalan, kami juga sudah turun ke lapangan dan mendalami status tanah makam di Purwakarta tersebut,” kata Teddy saat ditemu di ruangannya, Rabu (26/2/2020).

Selain itu, Teddy menyebut pihaknya juga bakal mengundang Camat Campaka dan memanggil kepala desa setempat untuk dimintai keterangan lebih.

“Kalo datanya sudah lengkap akan kami tuangkan ke dalam laporan hasil pemeriksaan, kemudian akan dilimpahkan ke pihak kepolisian,” jelasnya.

Labih jauh Teddy menyebut, untuk melengkapi semua data yang dibutuhkan, pihaknya membutuhkan waktu 20 hari kerja. Sementara pemeriksaan kasus tersebut sudah berjalan selam lima hari kerja.

“Mudah-mudahan bisa selesai selama 15 hari kedepan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, langkah inspektorat itu menyusul penyelidikan Satreskrim Polres Purwakarta, dalam kasus dugaan penjualan tanah makam di Desa Campakasari. Saat ini pihak polisi sudah melakukan penyelidikan dan telah memanggil beberapa saksi.

“Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan kami sudah panggil beberapa saksi,” singkat Kasat Reserse Kriminal Polres Purwakarta, AKP Handreas, saat dihubungi melalui selulernya, Jumat (10/1/2020).

Diberitakan sebelumnya, Selain pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), polisi juga memeriksa pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Purwakarta terkait dugaan kasus penjualan tanah kuburan di Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, kabupaten Purwakarta tersebut.

Selain BPN dan Bapenda Purwakarta, pihak kepolisian juga sudah memanggil Camat Campaka, Dodih Hamdani untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan penjualan tanah makam di Desa Campakasari.(Hru)

Bagikan:
Left Menu Icon