Ini Data Tiga Pasien dalam Pengawasan Covid-19 di RIKK RSHS

KESATUCO. Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melakukan perawatan terhadap tiga pasien yang diduga terinfeksi Virus Corona atau juga disebut dengan Covid-19, sepanjang Februari 2020 ini.

Tiga pasien tersebut di antaranya seorang WNI yang memiliki riwayat ke luar negeri, belum lama ini. Ketiga pasien yang dirawat pun memiliki gejala demam, batuk, dan sesak.

Selama berada di RSHS, ketiganya dirawat di RIKK (Ruang Infeksi Khusus Kemuning), dengan status dalam pengawasan. Ketiganya pun berstatus people under observation yang diterjemahkan sebagai orang dalam pemantauan.

“Pasien pertama seorang pria berinisial S (58). Dia tinggal di Perth, Australia, kemudian saat pulang ke Indonesia, pasien ada gejala flu, sesak. Dia merupakan rujukan dari RS Advent. Saat ini pasien sudah dipulangkan,” kata Dirut RSHS dr R Nina Susana Dewi, saat ditemui di RSHS Bandung, Senin (24/2/2020).

Kemudian pasien kedua, lanjut Nina, merupakan seorang lelaki berinisial RG (45), yang belum lama ini memiliki riwayat perjalanan ke Thailand dan Vietnam. Saat datang ke RSHS, pasien mengalami demam, dan menunjukan gejala batuk dan flu.

Berbeda dengan pasien pertama, pasien kedua saat ini masih menjalani perawatan di RIKK, karena masih menunggu hasil dari laboratorium.

“Kondisi pasien sekarang, sudah tidak demam, tidak ada sesak, namun masih ada sedikit batuk. Wawancara dengan keluarga, menyebutkan yang bersangkutan alergi dan mengalami kecapaian,” ucap dia.

Dan terakhir, pasien ketiga, merupakan pasien wanita berinisial AS (55), yang juga miliki riwayat ke luar negeri, yakni ke Thailand, Malaysia dan Singapura. Pasien ini sama dengan dua pasien lainnya, mengalami gejala sesak dan batuk.

“Namun setelah dilakukan pemeriksaan, pasien tersebut negatif dan sudah dipulangkan,” katanya.

Hasil Lab Negatif, Dua Pasien Sudah Dipulangkan

Dari keseluruhan, dua pasien yakni pasien pertama dan ketiga, dinyatakan negatif dan sudah dipulangkan. Sementara satu lainnya, pasien kedua, masih dalam perawatan di RIKK, karena masih menunggu hasil laboratorium.

Sementara itu, Ketua Tim Penanganan Infeksi Khusus RSHS dr Yovita menuturkan, hasil pemeriksaan rontgen menunjukan adanya infeksi pada paru-paru pasien.

“Hasil rontgen ada infeksi paru, kita lakukan ambil sampel di Ruangan Isolasi. Untuk hasil lab-nya mudah-mudahan bisa di dapat hari ini,” ucapnya.(add)

Bagikan:
Left Menu Icon