Identitas Mayat Perempuan di Tasikmalaya yang Mengambang di Kolam Ikan Masih Misterius

KESATUCO. Polisi belum mengetahui identitas mayat perempuan muda yang ditemukan pada Minggu (26/07/2020) sore ldi Kampung Cihaniwung, Kelurahan Sukamaju Kaler Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Belum diketahui jelas hasil otopsi pihak rumah sakit dari jasad Gadis belia itu.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto mengatakan, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Sekalipun terdapat luka-luka di wajah mayat perempuan tersebut. Pihaknya tidak bisa menduga-duga, apakah itu akibat tindak kekerasan atau bukan. Untuk memastikannya, harus berdasarkan hasil otopsi yang baru bisa diterima beberapa hari ke depan.

“Benar, ditemukan luka di wajah mayat perempuan itu. Tapi kami belum bisa menyimpulkan itu karena tindak kekerasan,” ucap AKBP Anom Karibianto di Mapolresta Tasikmalaya, Rabu (29/7/2020).

Baca Juga:  Perlunya Intervensi Pemerintah demi Selamatkan Dunia Usaha

Menurutnya, proses otopsi terhadap wanita muda tersebut sudah dilaksanakan oleh tim dokter forensik Polda Jabar. Namun untuk mengetahui hasil otopsi itu butuh waktu, karena melalui proses laboratorium.

“Hasil otopsi itu akan diketahui penyebab pasti kematian, apakah luka-luka itu akibat kejahatan atau hal lain,” tuturnya.

Dikatakan dia, otopsi baru dilakukan Selasa (28/7/2020) kemarin. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari pemeriksaan otopsi tersebut.

Kemudian hingga saat ini, pihaknya juga sudah melaksanakn pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang melihat. Namun yang menjadi fokus saat ini adalah mencari identitas yang bersangkutan. Selain itu menemukan apakah ada tidaknya tindak pidana dan menemukan peristiwa pidananya.

Baca Juga:  Kebijakan Pemprov Jabar Diapresiasi Legislatif

“Kita lihat nanti dari hasil otopsi sementara masih belum, saya kira 3 sampai 4 harian lagi,” ungkapnya.

Ciri-ciri yang Melekat

Sebelumya, Dokter Spesialis Forensik Polda Jabar, Dokter Fahmi Arief Hakim mengatakan guna mengungkap kematian jasad wanita muda itu, Polres Tasikmalaya Kota melakukan otopsi terhadap jasad yang belum diketahui identitasnya itu.

“Hasilnya, jenazah berjenis kelamin perempuan ini intinya belum dikenal,” ujar Fahmi kepada wartawan.

Dia mengungkapkan, usia jasad ini diperkirakan 17-25 tahun dengan tinggi badan 153 cm. Ada ciri khas pada gigi seri atas sebelah kanan nomor 2 itu patah. Tapi bukan patah karena trauma.

“Kemudian yang paling penting jenazah sudah dalam keadaan membusuk lanjut. Luka-lukanya ada di wajah, hidung dan mulut seperti yang sudah diketahui publik,” terangnya.

Baca Juga:  Kriteria Pekerja Dengan Gaji di Bawah Rp 5 Juta yang Bakal Dapat Bantuan

Selain itu dia membeberkan, pemeriksaan bagian dalam jasad itu juga sudah dilakukan dan hasilnya disampaikan kepada penyidik sebagai dasar lebih lanjut.

“Organ dalamnya juga sudah kita periksa untuk memastikan apakah ada trauma atau tidak. Kesimpulannya harus menunggu hasil cek lab di Bandung kurang lebih hasilnya 7 hari kerja,”jelas dia.

Dia mengatakan, diperkirakan mayat perempuan di Tasikmalaya itu sudah meninggal lebih dari satu hari.

“Kalau lihat di TKP-nya, jenazah sudah mengambang. Berarti kalau sudah mengambang maka sudah terbentuk gas jadi sudah ada proses pembusukan,” tambahnya.

Bagikan:
Left Menu Icon