Hilangnya Tersangka Kasus Korupsi Rp. 37 Triliun

KESATUCO. Penegakan hukum di Indonesia kembali dipertanyakan. Hal ini menyusul raibnya terdakwa kasus korupsi senilai Rp. 37 triliun, Honggo Wendratno. Dirut PT TPPI itu hingga kini tak diketahui keberadaannya.

Di saat yang sama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga tengah disibukan mencari Harun Masiku. Politisi PDIP yang menjadi tersangka kasus suap senilai Rp 900 juta itu pun hingga kini tak diketahui keberadaannya.

Beberapa waktu lalu, sidang yang menjerat Honggo Wendratno pun digelar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat harus dilaksanakan tanpa kehadiran terdakwa (in absentia). Jaksa tidak bisa menghadirkan sang terdakwa ke depan majelis hakim.

Lalu di manakah Hongga? Dilansir dari detik.com, pria kelahiran Kediri, 12 September 1964 itu lenyap bak ditelan bumi. Mabes Polri menyebut ia sembunyi di Singapura. Namun Kementerian Luar Negeri Singapura membantah tegas.

“Menurut catatan imigrasi kami, Honggo Wendratno tidak ada di Singapura. Hal ini telah disampaikan kepada pihak berwenang Indonesia pada beberapa kesempatan sejak tahun 2017. Tidak ada catatan Honggo yang memegang permanen residen Singapura,” kata Kemlu Singapura sebagaimana dilansir di akun resmi Facebooknya.

Sementara dua terdakwa lainnya dalam kasus yang sama, mantan Kepala BP Migas Raden Priyono dan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas, Djoko Harsono, kini ditahan. Ketiga terdakwa menjalani proses sidang di PN Jakpus dengan dakwaan korupsi senilai Rp 37,8 triliun.

Ada beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat Honggo bersembunyi. Di antaranya China, Singapura, juga Hong Kong. Sebelumnya, ia juga diduga memegang dua kewarganegaraan.

Beberapa waktu yang lalu, Mabes Polri memberi informasi bahwa pemilik PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) itu, yang diduga berada di antara ketiga negara tersebut telah memegang status Permanent Residency atau memiliki izin tinggal tetap. (dtk)

Bagikan:
Left Menu Icon