Gubernur Jabar Dorong Perguruan Tinggi Bangun Kampus di Segitiga Rebana - Kesatu.co

Gubernur Jabar Dorong Perguruan Tinggi Bangun Kampus di Segitiga Rebana

KESATUCO – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendorong perguruan tinggi membangun kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Segitiga Rebana (Cirebon, Patimban, dan Kertajati).
Sebab, Segitiga Rebana adalah perluasan daerah baru yang mengedepankan perkembangan teknologi dan sumber daya manusia (SDM).

Emil sapaan Ridwan Kamil menyatakan, Segitiga Rebana yang masuk Jabar bagian utara akan punya berbagai infrastruktur penunjang. Mulai dari Bandara hingga pelabuhan besar  Subang.

“Maka kota futuristik itu akan hadir di sana. Rebana akan menjadi pusat riset dan hadirnya pebisnis,” ujar Emil usai menghadiri acara Milad Universitas Islam Bandung (Unisba) ke-61, Senin (18/11/2019).

Dijelaskan Emil, kawasan cekungan Bandung sudah sangat padat untuk membangun berbagai macam infrastruktur maupun pengembangan perguruan tinggi. Untuk itu, ia berharap sejumlah perguruan tinggi termasuk Unisba bisa melakukan perluasan kampus di wilayah itu.

Menurutnya, salah satu jurusan yang diharapkan ada di kawasan itu yakni kesehatan atau kedokteran. Pasalnya, pembangunan kawasan baru Segitiga Rebana membutuhkan akses kesehatan yang tentunya perlu banyak ahli yang ada di daerah tersebut.

“Tanggung jawab kita ini melakukan pemerataan (dalam pendidikan),” ujar mantan Walikota Bandung tersebut.

Sejauh ini, ada beberapa perguruan tinggi yang telah melakukan perluasan kampus. Misalnya, Institut Teknologi Bandung (ITB) di Cirebon, Universitas Padjadjaran (Unpad) yang memperluas fakultas kelautan di Pangandaran, serta Institut Pertanian Bogor (IPB) di Sukabumi.

Dalam waktu dekat, Pemprov Jabar berencana membangun politeknik kemaritiman di kawasan pantai utara karena belum ada perguruan tinggi yang fokus di bidang kemaritiman. Seiring Dakan berdirinya Pelabuhan Patimban, sektor kemaritiman harus dikembangkan.

“Kita sedang ada penjajakan dengan pihak dari Inggris. Pokoknya jangan sampai kalau sudah ada Patimban masyarakat di sana kerja malah jadi cleaning service atau hanya keamanan saja,” ujarnya. (man)

Bagikan:
Left Menu Icon