Gubernur Banten Larang Warga Jabodetabek Masuk Wilayahnya saat Pelarangan Mudik

KESATUCO. Gubernur Banten, Wahidin Halim menyebut warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) tidak diperbolehkan masuk ke wilayah Banten seperti Serang, Pandeglang, Lebak dan Cilegon saat penerapan pelarangan mudik.

“Orang Jabodetabek enggak boleh ke Serang, orang Serang enggak boleh ke Jabodetabek,” ujar Wahidin kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Baca Juga:  Perhutani KPH Purwakarta Tindak Lanjuti Keberadaan 3 Unit Backhoe di Kawasan Hutan

Larangan mudik sendiri akan diberlakukan dari tanggal 6-17 Mei 2021. Apabila ada masyarakat yang memaksakan, petugas akan memutar balikkan pemudik. Bahkan juga akan diberikan penindakan tilang.

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho menyatakan warga Jabodetabek yang masuk wilayah aglomerasi dilarang melakukan wisata ke daerah Banten saat libur Lebaran 2021. Destinasi wisata hanya boleh untuk warga lokal.

Baca Juga:  Izinkan Warga Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan, Pemkot Tasikmalaya: Diawasi Tim Satgas COVID-19

“Jadi hanya berlaku untuk lokal saja, makanya kemudian diserahkan ke Pemda masing-masing. Apalagi aglomerasi, aglomerasi Tangerang ke Serang enggak boleh, itu lebih ketat lagi,” ungkap Rudy Heriyanto Adi Nugroho, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga:  Plt Wali Kota Tasikmalaya Instruksikan RT dan RW Awasi Pemudik Yang Lolos Penyekatan dan Tiba di Wilayahnya

Dia menambahkan, yang jadi fokus pengamanan untuk wisata kemungkinan terjadi pada tanggal 13 hingga 15 Mei. Di tanggal itu adalah waktu cuti bersama para pekerja yang bisa menimbulkan lonjakan wisatawan. (Red)

Bagikan: